Bawaslu Bantul Tertibkan Baliho Paslon Gunakan Anggaran Pemda

    Antara - 18 Oktober 2020 10:16 WIB
    Bawaslu Bantul Tertibkan Baliho Paslon Gunakan Anggaran Pemda
    Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bantul. Foto ANTARA/Hery Sidik
    Bantul: Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, telah menertibkan alat peraga kampanye (APK) Pilkada 2020. APK tersebut terdiri dari berupa baliho bergambar pasangan calon bupati dan wakil bupati peserta Pemilihan Kepala Daerah Bantul 2020 yang menggunakan anggaran dari pemerintah daerah setempat.

    "Penertiban APK kita fokus pada beberapa titik yang ditemukan adanya baliho yang merupakan program dan menggunakan anggaran dari pemda, namun memuat foto salah satu calon peserta Pilkada Bantul," kata anggota Bawaslu Bantul Divisi SDM, Organisasi Data dan Informasi, Nuril Hanafi, di Bantul, Minggu, 18 Oktober 2020.

    Baca: Bawaslu Lampung Berikan 9 Surat Peringatan pada Paslon Pelanggar Protokol Kesehatan

    Dia menjelaskan tim penertiban APK tingkat kabupaten yang terdiri dari Bawaslu, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), KPU, Polres, Kodim, Dinas Perhubungan, dan Dinas Lingkungan Hidup Bantul, pada Sabtu, 17 Oktober 2020 telah menertibkan puluhan APK di wilayah kecamatan Sewon, Banguntapan, Pleret, dan Srandakan.

    APK yang ditertibkan sebanyak 24 buah yang terdiri dari baliho 16 buah, bendera dua buah, rontek lima buah, dan spanduk satu buah.

    Menurut dia penertiban APK utamanya baliho yang menggunakan anggaran daerah itu sebagai upaya pencegahan terhadap potensi pelanggaran Pasal 71 ayat (3) UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas UU Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan PP Pengganti UU Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, Dan Walikota Menjadi UU.

    Nuril mengatakan baliho sejenis awalnya cukup banyak tersebar dan terpasang di berbagai penjuru wilayah Bantul, dan oleh lembaganya telah membuat imbauan secara tertulis maupun lisan kepada Pemda Bantul dan telah ditindaklanjuti dengan penurunan baliho tersebut.

    "Namun ada beberapa titik yang tercecer dan belum diturunkan, dilakukan penertiban dengan menggunakan mobil crane oleh tim kabupaten," ungkapnya.

    Selain itu juga ditertibkan APK paslon Pilkada Bantul yang berada di sekitarnya namun tata cara dan lokasi pemasangannya tidak sesuai dengan regulasi pada Peraturan KPU Nomor 11 tahun 2020, Peraturan Bupati Bantul Nomor 112 tahun 2020, dan Keputusan KPU Bantul Nomor 343 tahun 2020.

    "Semoga dengan telah ditertibkannya APK itu akan menyadarkan para peserta pemilihan, tim kampanye, pendukung, relawan, dan para simpatisannya agar dalam memasang APK dapat sesuai dengan ketentuan dan regulasi yang berlaku khususnya dalam tata cara dan lokasi pemasangan APK di Bantul," ujarnya.

    (DEN)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id