Dukung Calon Kepala Daerah, ASN di Kepri Terancam Sanksi

    Antara - 25 Oktober 2020 04:55 WIB
    Dukung Calon Kepala Daerah, ASN di Kepri Terancam Sanksi
    Ilustrasi. Medcom.id
    Tanjung Pinang: Bawaslu Kepulauan Riau (Kepri) merekomendasikan sanksi untuk aparatur sipil negara (ASN) KM dan pegawai tidak tetap (PTT) TS karena telah melanggar netralitas dalam Pilkada 2020. KM bertugas Polda Kepri dan TS merupakan PTT di Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepri.

    "Berdasarkan hasil penelusuran kami, keduanya terbukti melakukan pelanggaran netralitas pilkada," kata anggota Bawaslu Kepri Indrawan Susilo Prabowoadi di Tanjung Pinang, Sabtu, 24 Oktober 2020.

    KM salah seorang pengurus paguyuban di Kota Batam. Dia menandatangani surat dukungan terhadap pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Kepri, Soerya Respationo-Iman Sutiawan.

    "Sudah kami rekomendasikan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) untuk menerima sanksi sesuai aturan yang berlaku," tuturnya.

    Baca: Bawaslu Jatim Catat 28 ASN Langgar Netralitas

    Sementara itu, TS berfoto bersama dengan Soerya-Iman dengan simbol tangan angka 1. Angka tersebut merupakan nomor urut Soerya-Iman di Pilkada Kepri.

    "Kami juga sudah menyurati Pemprov Kepri untuk menjatuhkan sanksi ke TS," kata dia.

    Indrawan menegaskan masalah netralitas ASN menjadi perhatian serius di Pilkada Kepri 2020. Masih ada beberapa dugaan pelanggaran netralitas lainnya yang tengah didalami Bawaslu baik dari laporan maupun temuan langsung. Secara umum, kasus pelanggaran netralitas ASN paling banyak dilakukan lewat media sosial, kampanye, dan foto bersama.

    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id