Bawaslu Temukan 36 Pelanggaran Kampanye di Media Sosial

    Fachri Audhia Hafiez - 18 Oktober 2020 08:26 WIB
    Bawaslu Temukan 36 Pelanggaran Kampanye di Media Sosial
    Ilustrasi Pilkada 2020. Medcom.id
    Jakarta: Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) masih menemukan pelanggaran selama 10 hari kedua masa kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020. Pelanggaran terjadi di media sosial.

    "Bawaslu juga menemukan dan menerima laporan dugaan pelanggaran pada kampanye melalu media sosial sebanyak 36 dugaan pelanggaran," kata anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar dalam keterangan tertulis, Sabtu, 17 Oktober 2020.

    Pelanggaran kampanye melalui media sosial terkait asas netralitas aparatur sipil negara (ASN) dan pejabat. Kemudian, penyebaran konten dengan materi yang dilarang.

    "Berupa hoaks, hasutan, dan atau ujaran kebencian," ucap Fritz.

    Bawaslu telah menindaklanjuti laporan tersebut sesuai dengan prosedur. Mulai peringatan hingga melibatkan aparat keamanan.

    "Disampaikan surat peringatan, pembubaran kegiatan kampanye dengan melibatkan kepolisian dan Satpol PP," ucap Fritz.

    Bawaslu juga mencatat peningkatan kegiatan kampanye dengan metode daring. Pada 10 hari pertama atau 26 September 2020 hingga 5 Oktober 2020 tercatat 69 kegiatan kampanye. Sedangkan pada 6-15 Oktober atau 10 hari kedua diisi 98 kegiatan kampanye.

    (REN)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id