KPU Sulteng Tetapkan DPT 2.022.191 Pemilih

    Antara - 17 Oktober 2020 16:41 WIB
    KPU Sulteng Tetapkan DPT 2.022.191 Pemilih
    Ilustrasi. Medcom.id
    Palu: Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Tengah menetapkan Daftar Pemilih Tetap untuk Pilkada 2020 sebanyak 2.022.191 pemilih. DPT tersebut ditetapkan dalam rapat pleno tingkat provinsi.

    "Data-data jumlah pemilih sebelumnya telah ditetapkan oleh KPU di tingkat kabupaten/kota, dan kami KPU Sulteng tinggalkan melanjutnya lewat rapat pleno rekapitulasi DPT pilkada tahun 2020," ucap Ketua KPU Sulawesi Tengah, Tanwir Lamaming di Palu, Sulteng, Sabtu, 17 Oktober 2020.

    Berdasarkan rekapitulasi DPT di 12 kabupaten dan satu kota oleh KPU Sulteng, ditetapkan jumlah DPT Pilkada 2020 sebanyak 2.022.191. Terdiri dari 1.032.163 pemilih laki-laki dan 990.028 pemilih perempuan.

    Berdasarkan hasil rekap tersebut, KPU Sulteng menindaklanjutinya dengan Keputusan KPU Provinsi Sulteng Nomor 447/PL.02.1-Kpt/72/Prov/X/2020 tentang Daftar Pemilih Tetap pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng Tahun 2020, tertanggal 17 Oktober 2020. Ia mengatakan, para pemilih di Sulteng tersebar di 6.306 tempat pemungutan suara, 2017 desa/kelurahan dan 175 kecamatan.

    Baca: Bawaslu Depok Temukan 15 Pelanggaran Protokol Kesehatan

    Anggota Bidang Teknis KPU Sulteng Syamsul Ya Gafur mengemukakan, KPU berprinsip setiap warga negara berhak menyalurkan hak pilih. Pihaknya berupaya mencatat setiap warga negara yang secara ketentuan perundangan telah layak dan memenuhi syarat untuk menjadi pemilih.

    Pihaknya juga berusaha menyediakan sarana dan akses, serta logistik. Agar setiap warga negara yang secara ketentuan perundangan telah layak menjadi pemilih, bisa memilih atau menyalurkan hak pilih dengan baik.

    Berkaitan dengan itu, Ketua Bawaslu Sulteng, Ruslan Husen, mengapresiasi kinerja dari KPU Sulteng dan jajarannya di tingkat kabupaten/kota yang telah menindaklanjuti saran perbaikan atau rekomendasi yang disampaikan oleh jajaran pengawas pemilihan.

    Baca: Infrastruktur Disebut Kurang Mendukung Kampanye Daring Pilkada 2020

    Ia mengatakan hasil pengawasan dari Bawaslu Sulteng dan jajarannya sebelumnya menemukan Nomor Kartu Keluarga (NKK) Invalid sebanyak 15.559 pemilih, Nomor Identitas Kependudukan (NIK) invalid sebanyak 8 pemilih, NIK dan NKK Invalid sebanyak 24 pemilih.

    Kemudian, tanggal lahir invalid sebanyak 225 pemilih, belum berumur 17 tahun pada 9 Desember 2020 dan belum menikah, terdapat dalam DPS sebanyak 301 pemilih, potensi ganda sebanyak 21,103 pemilih, pemilih TMS dalam DPS sebanyak 3,074 pemilih, pemilih MS belum terdaftar sebanyak 19.112 pemilih.

    "Bawaslu Sulteng menyarankan kepada Disdukcapil di tingkat kabupaten/kota dan provinsi agar mempercepat proses perekaman dalam pembuataan e-KTP terhadap 11.758 pemilih," ucapnya.

    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id