Polri Sebut Gakkumdu Temukan 3.800 Pelanggaran Pilkada

    Media Indonesia.com - 04 Desember 2020 05:08 WIB
    Polri Sebut Gakkumdu Temukan 3.800 Pelanggaran Pilkada
    Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono (tengah). Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo.
    Jakarta: Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menyebutkan Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) menemukan 3.800 kasus dugaan pelanggaran atau tindak pidana dalam pelaksanaan tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020. Semua dugaan tindak pidana telah diproses dan 112 kasus dalam tahap penyidikan.

    "(Sebanyak) 112 kasus sudah sampai penyidikan. Yang paling tinggi Pasal 188 dan 171, yaitu perbuatan menguntungkan dan merugikan pasangan calon," kata Argo, dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 3 Desember 2020.

    Argo mengatakan ada beberapa provinsi yang memiliki kasus pelanggaran pidana tertinggi selama tahapan kampanye pilkada dan sudah masuk tahap penyidikan. Yakni, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Papua, dan Bengkulu.

    Baca: Polisi: Sembilan Provinsi Penyelenggara Pilkada Berkategori Kurang Rawan

    Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo, lanjut Argo, sudah mewanti-wanti agar kepolisian mengantisipasi adanya tindak pidana saat tahapan masa tenang hingga penghitungan suara pilkada. Di samping itu, pemulihan ekonomi nasional dan penanggulangan covid-19 saat pelaksanaan pilkada tetap harus berjalan dengan maksimal.

    "Tadi Kabareskrim menekankan mengenai kotak suara dan alat lainnya harus tepat waktu dan terjaga dari hal yang tidak diinginkan," ujar dia. (Rahmatul Fajri)

    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id