Peserta Pilkada Pelanggar Protokol Kesehatan Harus Ditindak Tegas

    Fachri Audhia Hafiez - 07 September 2020 12:10 WIB
    Peserta Pilkada Pelanggar Protokol Kesehatan Harus Ditindak Tegas
    Ilustrasi/Medcom.id
    Jakarta: Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) meminta penyelenggara pemilu menindak tegas peserta Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 pelanggar protokol kesehatan. Sanksi pelanggaran harus tegas.

    "Saya usulkan agar Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) diskualifikasi bakal pasangan calon (bapaslon) yang tak peduli protokol kesehatan virus covid-19," kata Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Politik dan PUM) Kemendagri, Bahtiar, di Jakarta, Senin, 7 September 2020.

    Baca: 243 Bapaslon Langgar Protokol Kesehatan Pendaftaran Pilkada

    Sanksi tegas, kata dia, untuk memberikan efek jera. Sebab, peringatan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian tak ditaati.

    Tito, kata Bahtiar, telah memperingatkan bakal calon paslon tak melakukan konvoi saat mendaftar Pilkada 2020. Namun, tak sedikit bapaslon membawa massa pendukung saat mendaftar.

    "Ini jelas melanggar aturan," ujar Bahtiar.

    Dia mengutip Peraturan KPU (PKPU) Nomor 6 Tahun 2020. Pasal 50 ayat 3 PKPU disebutkan pendaftaran bapaslon hanya dihadiri oleh ketua atau sekretaris partai politik pengusul bapaslon. 

    Bawaslu mencatat 243 bapaslon melanggar protokol kesehatan selama dua hari tahapan pendaftaran peserta Pilkada Serentak 2020. Selain itu, 20 bapaslon diketahui tetap datang ke KPU Daerah untuk mendaftar tanpa membawa surat pemeriksaan tes swab.

    (ADN)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id