Langgar Netralitas, 98 ASN di Malut Diadukan ke KASN

    Media Indonesia.com - 25 Oktober 2020 06:55 WIB
    Langgar Netralitas, 98 ASN di Malut Diadukan ke KASN
    Kabag Hukum Bawaslu Provinsi Maluku Utara Irwanto Djurumudi. MI/Hijrah Ibrahim
    Jakarta: Sebanyak 98 aparatur sipil negara (ASN) di 10 kabupaten dan kota di Maluku Utara diadukan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Mereka terbukti melanggar netralitas selama masa kampanye Pilkada 2020.

    Kabag Hukum Bawaslu Provinsi Maluku Utara Irwanto Djurumudi mengatakan Bawaslu sudah memproses 118 dugaan pelanggaran yang dilakukan ASN. Namun, hanya 98 kasus yang terbukti.

    "Dari jumlah yang tercatat 98 orang terbukti melanggar netralitas dan 20 lainnya tidak terbukti sehingga penangannya langsung dihentikan. Sementara, yang terbukti langsung diserahkan ke Komisi ASN untuk selanjutnya diberikan sanksi," ungkap Irwanto kepada MediaIndonesia.com, Sabtu, 24 Oktober 2020.

    Baca: Dukung Calon Kepala Daerah, ASN di Kepri Terancam Sanksi

    Kasus pelanggaran terbanyak berasal dari Kabupaten Kepulauan Sula dengan 22 orang. Kemudian, Halmahera Timur dengan 20 orang, Halmahera Selatan 19 orang, dan Ternate 15 orang, Halmahera Barat 15 orang, Taliabu 10 orang, Tidore 9 orang. Lalu, Halmahera Utara 4 orang, Pulau Morotai 2 orang, Halmahera Tengah 2 orang, dan ASN Maluku Utara 2 orang.

    "Bawaslu masih menunggu proses di Komisi ASN," ujar Irwanto.

    Bila sudah ada putusan dari KASN, Irwanto berharap kepala daerah bisa segera memberikan sanksi sesuai rekomendasi KASN. Sehingga bisa menjadi efek jera buat para ANS untuk tidak lagi melakukan pelanggaran netralitas. (Media Indonesia/Hijrah Ibrahim)

    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id