Langgar Aturan Pilkada, 51 Kepala Daerah 'Disemprot' Mendagri

    Fachri Audhia Hafiez - 07 September 2020 21:04 WIB
    Langgar Aturan Pilkada, 51 Kepala Daerah 'Disemprot' Mendagri
    Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian/Medcom.id/Cindy
    Jakarta: Sebanyak 51 kepala daerah diduga menyalahi ketentuan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020. Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, telah melayangkan surat teguran.

    "Surat melalui Dirjen Otonomi Daerah (Otda), kepada kepala daerah terkait. Baik secara langsung kepada gubernur, maupun melalui perintah gubernur, kepada pelanggar. Baik bupati maupun wali kota yang tidak mematuhi aturan Pilkada 2020," kata Direktur Jenderal Otda, Kemendagri, Akmal Malik, dalam keterangan tertulis, Senin, 7 September 2020.

    Akmal menjelaskan mayoritas pelanggaran yakni pengerahan massa oleh petahana saat tahapan pendaftaran bakal pasangan calon (bapaslon). Beberapa kepala daerah tercatat maju kembali dalam Pilkada 2020.

    Teguran didasari Pasal 67 ayat (1) huruf b, UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Beleid menegaskan kewajiban kepala daerah dan wakil kepala daerah dalam menaati peraturan undang-undang.

    Baca: 243 Bapaslon Langgar Protokol Kesehatan Pendaftaran Pilkada

    Akmal menyinggung Pasal 4 ayat (1) huruf c Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19. Peraturan setara undang-undang itu membatasi kegiatan di tempat atau fasilitas umum.

    "Terkait kedua aturan tersebut, diharapkan para pejabat daerah dapat mematuhi aturan yang berlaku," ujar Akmal.
     

    Read All


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id