Bawaslu: Pelanggaran Netralitas ASN Terbanyak di Medsos

    Kautsar Widya Prabowo - 27 Oktober 2020 20:43 WIB
    Bawaslu: Pelanggaran Netralitas ASN Terbanyak di Medsos
    Ketua Bawaslu Abhan. Antara/Boyke Ledy Watra
    Jakarta: Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menemukan sejumlah pelanggaran netralitas aparatur sipil negara (ASN) dalam tahapan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak 2020. Pelanggaran netralitas terbanyak terjadi di media sosial dengan 319 kasus.

    "Di media sosial paling tinggi, (dengan) mem-posting foto, comment, share, dan like (konten pasangan calon)," ujar Ketua Bawaslu Abhan dalam diskusi virtual, Selasa, 27 Oktober 2020.

    Abhan meminta ASN bersikap bijak dalam menggunakan media sosial selama Pilkada Serentak 2020. Tindakan yang mengindikasikan keberpihakan akan mendapat sanksi tegas.

    "Secara tidak langsung, share, comment, dan lainnya bagian dari keberpihakan," tegas Abhan.

    Di bawah posisi medsos, pelanggaran netralitas ASN terjadi dengan menghadiri deklarasi peserta pilkada sebanyak 117 pelanggaran. Kemudian, 101 pelanggaran ASN melakukan pendekatan kepada salah satu peserta pilkada.

    Baca: 325 ASN Pelanggar Netralitas Diberi Sanksi

    Bawaslu juga menemukan 790 pelanggaran lainnya. Temuan tersebut telah diserahkan kepada Komisi Apartur Sipil Negara (KASN) untuk ditindaklanjuti. KASN akan meneruskan temuan dan rekomedasi sanksi kepada pejabat pembina kepegawaian (PPK).

    Abhan menekankan netralitas ASN memengaruhi pelayanan kepada masyarakat. ASN yang tidak netral dipastikan memberikan pelayanan yang buruk kepada masyarakat.

    "ASN tetaplah mempertahankan profesionalisme, akuntabilitas, responsibilitas, aksesibilitas, serta integritas birokrasi untuk tidak terpengaruh pada kepentingan politik penguasa," terang dia.

    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id