Megawati Murka Tanda Tangan Dipalsukan untuk Pilkada Surabaya

    Kautsar Widya Prabowo - 02 September 2020 18:36 WIB
    Megawati Murka Tanda Tangan Dipalsukan untuk Pilkada Surabaya
    Kantor DPP PDI Perjuangan di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat. Foto: MI/Mohamad Irfan
    Jakarta: Ketua Umun PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyebut tanda tangannya dipalsukan dalam surat rekomendasi calon kepala daerah (cakada) Surabaya di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020. Surat itu merekomendasikan mendukung untuk pasangan Puti Guntur Soekarno dan Lilik Arijanto. 

    "Puti itu ponakan saya, putrinya Pak Guntur (Guntur Soekarnoputra). Tega-teganya coba," ujar Megawati dalam konferesi pers secara virtual, Rabu, 2 September 2020. 

    Mega menegaskan surat rekomendasi sebagai syarat sah pencalonan kepala daerah tidak dapat dibeli dengan uang. Ia telah mendesain surat rekomendasi agar tidak dapat dipalsukan dengan memberikan tanda barcode

    "Yang tahu (asli atau palsu) hanya saya terus Mas Prananda (Muhammad Prananda Prabowo, putra Mega) sudah titik. Jadi kalau ada yang palsu-palsu ya gampang, saya langsung tahu," tutur dia. 

    Presiden ke-5 itu mengaku tidak sedikit pihak yang mendekatkanya untuk meminta rekomendasi maju sebagai kepala daerah melalui partai berlambang banteng. Namun, ia dengan tegas menolaknya karena tidak sesuai dengan mekanisme partai.
     

    Halaman Selanjutnya
    "Jadi jangan deh yang akan…


    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All




    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id