Bawaslu Diminta Pertegas Sanksi Pelanggaran Protokol Kesehatan

    Kautsar Widya Prabowo - 08 September 2020 07:02 WIB
    Bawaslu Diminta Pertegas Sanksi Pelanggaran Protokol Kesehatan
    Peserta menggambar mural bertema sosialisasi Pilkada Serentak 2020 di Nanggalo, Padang, Sumatera Barat, Sabtu, 29 Agustus 2020. Foto: Antara/Iggoy el Fitra
    Jakarta: Wakil Ketua Komisi II DPR Muhammad Arwani Thomafi meminta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menyiapkan instrumen khusus kepada penyelenggara pemilu, peserta, dan pemilih ihwal penerapan protokol kesehatan. Pasalnya, belum ada aturan khusus yang mengatur sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan saat tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020. 

    Menurut dia, Pasal 11 ayat (1), (2), dan (3) Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 6 Tahun 2020 tentang Pilkada Serentak Lanjutan Dalam Kondisi Bencana Nonalam Covid-19 hanya menjelaskan kewajiban menaati protokol kesehatan. Aturan itu hanya mengatur peringatan bagi pelanggar, tetapi sanksi disesuaikan dengan aturan perundang-undangan. 

    "Di PKPU Nomor 6 Tahun 2020 ini tidak ada ketentuan sanksi bagi siapa saja yang melanggar ketentuan protokol kesehatan covid-19," ujar Arwani dalam keterangan tertulis, Senin, 7 September 2020. 

    Di samping itu, Arwani meminta pemerintah pusat memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah (pemda) yang menggelar Pilkada 2020. Hal ini mengingat Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 telah memberikan mandat kepada pemda untuk membuat peraturan yang mendorong penerapan protokol kesehatan.

    "Kami telah mengingatkan mengenai risiko pelaksanaan pilkada di masa pandemi ini. Tahapan pendaftaran paslon (pasangan calon) selama dua hari ini menampilkan sisi paradoks  yang cukup mengkhawatirkan," jelas politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu. 

    Pilkada 2020 digelar di 270 daerah yang meliputi 9 pemilihan gubernur, 224 pemilihan bupati, dan 37 pemilihan wali kota. Tahapan pilkada serentak ini telah melalui masa pendaftaran bakal pasangan calon (bapaslon) dari Jumat hingga Minggu, 4-6 September 2020.
     

    Halaman Selanjutnya
    Hingga pukul 24.00 WIB, 6…
    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id