Bawaslu Kalsel Pantau Paslon Kampanye Berkedok Silaturahmi

    Antara - 11 Oktober 2020 12:30 WIB
    Bawaslu Kalsel Pantau Paslon Kampanye Berkedok Silaturahmi
    ilustrasi Medcom.id
    Banjarmasin: Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kalimantan Selatan memantau para pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang melaksanakan kampanye berkedok silaturahmi.

    Anggota Bawaslu Kalsel bidang Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa, Aries Mardiono, mengatakan para paslon terpantau sangat aktif bersosialisasi ke masyarakat namun tidak terjadwal sebagai kampanye.

    "Yang repot itu, bahwa paslon ini aktif bersosialisasi ke masyarakat, bahkan sangat aktif, tapi mereka mengaku tidak melakukan kampanye, alasannya silaturahmi ke tokoh-tokoh," kata Aries di Banjarmasin, Minggu, 11 Oktober 2020.

    Baca: KPU Rajang Lebong Ingatkan Paslon Tak Sembarangan Pasang APK

    Dia menjelaskan meski alasannya silaturahmi, para paslon tetap dalam radar pengawasan Bawaslu. Bawaslu Kalsel mengaku ingin memastikan  apakah hal tersebut merupakan silaturahmi atau kampanye.

    "Sebab kalau kampanye harus ada laporan penyelenggaraan baik di Bawaslu maupun juga kepada aparat kepolisian," jelasnya.

    Aries memastikan kampanye paslon Pilkada Serentak yang akan digelar pada 9 Desember 2020 tersebut untuk tatap muka hanya dibatasi maksimal 50 orang.

    Pihaknya akan mengawasi betul penyelenggaraan kampanye para paslon agar tidak melanggar ketentuan, demikian juga melanggar protokol kesehatan untuk pencegahan penularan covid-19.

    "Jika kita temukan pertemuan yang melebihi kapasitas, kita langsung beri surat teguran, selama satu jam tak diindahkan, kita bubarkan," ungkapnya.

    Kampanye para Paslon untuk Pilkada Serentak 2020 ini dimulai pada 26 September hingga 5 Desember. Pilkada Serentak tahun 2020 di Provinsi Kalimantan Selatan, yakni pemilihan gubernur dan wakil gubernur, kemudian pemilihan kepala daerah di tujuh kabupaten/kota.

    Pada Pilkada Provinsi Kalimantan Selatan pada tahun 2020, hanya diikuti dua pasangan calon yang akan bertarung, yakni nomor urut 1 calon gubernur H Sahbirin Noor yang merupakan petahana dengan wakil gubernurnya H Muhidin yang juga mantan Wali Kota Banjarmasin periode 2010-2015.

    Sementara itu pasangan calon nomor urut 2 calon gubernurnya Prof Denny Indrayana yang merupakan mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) didampingi wakil gubernurnya H Difriadi Derajat, mantan Wakil Bupati Tanah Bumbu periode 2010-2015.

    (DEN)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id