KPU Tetapkan Hendrar Prihadi Jadi Wali Kota Semarang 2021-2024

    Mustholih - 21 Januari 2021 16:39 WIB
    KPU Tetapkan Hendrar Prihadi Jadi Wali Kota Semarang 2021-2024
    Hendrar Prihadi bersama Hevearita Gunaryanti Rahayu saat penajaman visi misi yang disiarkan Metro TV, Rabu, 18 November 2020. Dokumentasi/ Metro TV
    Semarang: Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan Hendrar Prihadi dan Hevearita Gunaryanti Rahayu sebagai wali kota dan wakil wali kota Semarang masa bakti 2021-2024. Pasangan itu mengantongi perolehan 716.693 suara pada Pemilihan Kepala Daerah Kota Semarang 2020.

    "Menetapkan pasangan calon Wali Kota terpilih, Hendrar Prihadi alias Hendi dan Hevearita Gunaryanti, dengan perolehan suara 716.693 atau 91,56 persen dari total suara sah," kata Ketua KPU Kota Semarang, Henry Casandra Gultom, dalam rapat pleno, Semarang, Jateng, Kamis, 21 Januari 2021.

    Henry mengatakan, Hendrar Prihadi dan Hevearita resmi menjadi wali kota dan wakil wali kota Semarang pada periode kedua, terhitung sejak ditetapkan pada hari ini.

    "Keputusan ini berlaku pada tanggal ditetapkan, Kamis, 21 Januari 2021," ujar Henry.

    Penetapan wali kota dan wakil wali kota Semarang  dilakukan di Hotel Pesona, Semarang, Jawa Tengah. Dalam penetapan itu, turut hadir Hendrar Prihadi dan Hevearita Gunaryanti Rahayu yang didampingi seluruh perwakilan partai pengusung dan pendukung.

    Baca: Hasil Pilwali Makassar Ditetapkan 23 Januari

    Pada Pilkada 2020, Hendrar Prihadi dan Hevearita diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Partai Gerindra, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Amanat Nasional, Partai Keadilan Sejahtera, Partai NasDem, Partai Demokrat, dan Partai Solidaritas Indonesia. Selain itu, mereka juga mendapat dukungan dari Partai Persatuan Pembangunan, PKPI, Partai Hanura, PBB, dan Partai Berkarya.

    Berhubung menyapu bersih semua dukungan partai, walhasil, pada Pilkada 2020, Hendrar Prihadi dan Hevearita, melawan kotak kosong. Usai dikukuhkan sebagai Wali Kota Semarang terpilih, Hendrar Prihadi mengaku senang.
     
    "Kami ucapkan terimakasih pada tim pemenangan. Bayangkan, tadinya khawatir Pilwakot tidak ada milih karea pandemi covid-19," ujar Hendrar.

    Hendrar mengatakan, pada Pilkada 2020, tingkat partisipasi warga yang ikut pemilihan mencapai 68,3 persen. Dia menekankan, partisipasi warga pada Pilwalkot Semarang 2020 adalah sejarah.

    Setelah ditetapkan sebagai Wali Kota, Hendrar Prihadi, berjanji akan membawa Kota Semarang bangkit dari keterpurukan akibat pandemi covid-19. Dia menegaskan penanganan pandemi covid-19 jangan sampai mematikan aktivitas ekonomi warga Kota Semarang.
     
    "Pelayanan harus melayani masyarakat dari pandemi covid-19. Di satu sisi, tidak boleh ekonomi mati. Maka berjalan sesuai protokol kesehatan. Meski lambat, ada aktivitas kehidupan," jelas Hendrar.

    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id