Protokol Kesehatan Mulai Mendapat Perhatian Paslon

    Yogi Bayu Aji - 28 Oktober 2020 17:11 WIB
    Protokol Kesehatan Mulai Mendapat Perhatian Paslon
    Ilustrasi: Medcom.id
    Jakarta: Anggota Dewan Pengawas Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini menyebut ada perbaikan dari pasangan calon (paslon) dalam menjalankan tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020. Protokol kesehatan pencegahan virus korona (covid-19) mulai mendapat perhatian.

    "Mulai ada perbaikan perilaku calon terkait disiplin pada protokol kesehatan," kata Titi dalam keterangan tertulis, Rabu, 28 Oktober 2020.

    Menurut dia, suara kritis publik dan pengawasan yang intensif terhadap pasangan calon terkait penerapan protokol kesehatan dapat menekan pelanggaran. Dari sorotan tajam ini, pelanggar yang mendapat teguran mulai berbenah diri.

    Namun, Titi meminta pengawas dan penegak hukum tidak lengah karena mendekati masa tenang dan hari pemungutan suara, kompetisi semakin sengit dan cenderung panas. Potensi pelanggaran dipercaya akan meningkat. 

    Baca: Bawaslu Daerah Dinilai Keliru Memahami Aturan Mantan Terpidana Korupsi

    "Oleh karena itu strategi pengawasan harus diefektifkan dan mengajak masyarakat untuk terus terlibat dalam melakukan pengawas terhadap calon dan timnya untuk patuh pada aturan main dan prokes yang ada," tutup dia.

    Protokol kesehatan menjadi perhatian serius di beberapa daerah penyelenggara pilkada. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Yalimo, Papua, contohnya, menyebut dua kandidat kepala daerah di sana telah melaksanakan tahapan pemilihan sesuai protokol kesehatan.

    Kondisi yang sama terjadi di Mataram, Nusa Tenggara Barat. Kapolresta Mataram, Komisaris Besar (Kombes) Guntur Herditrianto, menilai empat paslon di pilkada Kota Mataram mematuhi protokol kesehatan yang ditetapkan.

    Sejumlah paslon juga memanfaatkan kampanye sebagai momentum melawan covid-19. Paslon Munafri Arifuddin-Abdul Rahman Bando di pilkada Makassar, Sulawesi Selatan, salah satunya, menyiapkan tes swab gratis terhadap 1.000 orang hingga penyemprotan disinfektan di 153 kelurahan. Paslon Isdianto-Suryani di pilkada Kepulauan Riau membagikan masker bermotif batik kepada masyarakat.

    Sementara itu, Badan Pengawas Pemilun (Bawaslu) bekerja ekstra dalam mengawasi masa kampanye. Penindakan tegas semakin intensif dilakukan dalam menekan pelanggaran seperti terjadi di Sumatra Barat dan Sumatra Utara.

    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id