Megawati Ultimatum Calon Kepala Daerah dari PDIP

    Anggi Tondi Martaon - 21 Agustus 2020 18:13 WIB
    Megawati Ultimatum Calon Kepala Daerah dari PDIP
    Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri/Antara/Irfan Anshori
    Jakarta: Ketua Umum (Ketum) PDIP Megawati Soekarnoputri mewanti-wanti calon kepala daerah yang diusung partainya supaya tidak lupa diri. Mereka diminta tak melakukan praktik korupsi jika terpilih pada Pemilihan Kepala Daerah 2020.

    "Kalau pemimpinnya hanya mau jadi bupati, wali kota setelah itu lupa, yang ada nanti masuk KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi)," kata Megawati saat membuka Sekolah Partai PDIP secara virtual, Jumat, 21 Agustus 2020.

    Presiden ke-5 Indonesia itu mengingatkan, pengawasan keuangan nasional semakin ketat. Pemerintah telah membentuk lembaga pengawas, yakni Badan Pemeriksa Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan KPK. 

    "Bagaimana ya, kalian (calon kepala daerah) masih mau main, coba pikir," ungkap dia.

    Baca: Calon Kepala Daerah Usungan PDIP Diminta Tak Sok

    Dia mengaku sangat sedih jika kader maupun kepala daerah yang diusung PDIP berurusan dengan KPK. Selain mencoreng citra partai, perbuatan itu juga mencoreng muka Megawati.

    Sebab KPK didirikan Mega saat menjabat Presiden ke-5 RI. "KPK itu saya yang buat loh, jangan lupa loh," sebut dia.

    Dia menyebut salah satu tujuan membentuk KPK adalah mendisiplinkan penggunaan uang negara. Upaya penyelewengan uang rakyat harus ditindak tegas.

    (ADN)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id