DPT Pilkada Kabupaten Malang 2.003.608 Jiwa

    Antara - 17 Oktober 2020 16:21 WIB
    DPT Pilkada Kabupaten Malang 2.003.608 Jiwa
    Ilustrasi. Medcom.id
    Malang: Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Malang menetapkan daftar pemilih tetap (DPT) untuk Pilkada 2020 sebanyak 2.003.608 jiwa. Jumlah tersebut lebih sedikit ketimbang daftar pemilih sementara, sebanyak 2.012.874 jiwa.

    "DPT sudah ditetapkan sebesar 2.003.608 jiwa, ada penurunan dari DPS yang sebanyak 2.012.874 jiwa," kata Komisioner Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Kabupaten Malang, Marhaendra Mahardika, di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu, 17 Oktober 2020.

    Mahardika menjelaskan, penurunan data pemilih disebabkan berbagai hal. Antara lain  pemilih sudah pindah dari wilayah Kabupaten Malang, meninggal, dan data ganda.

    "Ada yang tak memenuhi syarat (TMS) karena berbagai hal, misalnya pindah, meninggal dunia, data ganda, dan lainnya," ungkapnya.

    Baca: Satu Minggu Kampanye, Kemendagri Temukan 25 Pelanggaran Protokol Kesehatan

    Kabupaten Malang merupakan wilayah terluas kedua di Provinsi Jawa Timur dengan 33 kecamatan, dan 390 kelurahan/desa. Dari total DPT sebanyak 2.003.608 jiwa tersebut, paling banyak berada di Kecamatan Singosari sebanyak 125.626 jiwa.

    Sementara untuk kecamatan dengan jumlah DPT paling sedikit ada di Kecamatan Kasembon, sebanyak 24.442 jiwa. Dari total DPT 2.003.608 jiwa tersebut, terbagi dari 999.098 berjenis kelamin laki-laki, dan 1.004.510 berjenis kelamin perempuan.

    Penetapan DPT Pilkada Malang 2020 disahkan dalam Rapat Pleno KPU Kabupaten Malang, di Ruang Badan Musyawarah (Bamus) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Malang, pada 16 Oktober 2020.

    Baca: Bawaslu Depok Temukan 15 Pelanggaran Protokol Kesehatan

    Pada Pilkada Malang 2020 diikuti oleh tiga pasangan calon yakni Sanusi-Didik Gatot Subroto, yang merupakan pasangan petahana, dan diusung oleh enam partai politik, dan mendapatkan nomor urut satu dalam pengundian.

    Enam partai politik tersebut adalah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Partai NasDem, Partai Demokrat, Partai Golkar, Partai Gerindra, dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

    Sementara Lathifah Shohib, dan Didik Budi Muljono atau pasangan nomor urut dua, diusung oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) bersama Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura).

    Terakhir, adalah pasangan Heri Cahyono dan Gunadi Handoko yang merupakan pasangan dari jalur perseorangan, yang lolos dalam tahapan verifikasi faktual dukungan perbaikan, dan mendapatkan nomor urut tiga.

    (LDS)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id