KPU Diminta Antisipasi Pemilih Tak Pakai Masker Saat Pencoblosan

    Cindy - 22 November 2020 08:14 WIB
    KPU Diminta Antisipasi Pemilih Tak Pakai Masker Saat Pencoblosan
    Ilustrasi. Medcom.id
    Jakarta: Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) khawatir pemilih tidak memakai masker saat memberikan hak pilihnya di tempat pemungutan suara (TPS) pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020. Seluruh pihak, termasuk Komisi Pemilihan Umum (KPU), diminta dapat mengantisipasi kemungkinan itu.

    "Kita harus terus menyadarkan masyarakat dan memfasilitasi juga apabila masih ada yang tidak punya masker," ujar anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin dalam diskusi secara daring, Sabtu, 21 November 2020.

    Afif menyampaikan tidak menggunakan masker dapat membahayakan keselamatan pemilih lain maupun petugas TPS. Dia tak mau penyelenggaraan Pilkada 2020 justru menjadi klaster baru covid-19.

    Afif juga mengingatkan petugas dan pengawas pilkada tak lengah terhadap potensi pelanggaran yang dilakukan pasangan calon kepala daerah menjelang pencoblosan. Misalnya, pembagian masker bergambar salah satu pasangan calon (paslon) sebelum pencoblosan.

    "Bagaimana kalau bukan hanya masker saja yang diberikan? Kan tambah repot," ujar Afif.

    Baca: Protokol Kesehatan di TPS Kendur, Potensi Penularan Bisa Masif

    Pilkada Serentak 2020 digelar di 270 wilayah, meliputi sembilan provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kabupaten/kota. Tahapan kampanye berlangsung selama 71 hari sejak 26 September hingga 5 Desember 2020.
     
    Masa minggu tenang terjadi pada 6-8 Desember 2020. Sedangkan hari pemungutan suara digelar pada 9 Desember 2020.
     
    Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 merilis status wilayah daerah yang menyelenggarakan Pilkada 2020. Sebanyak 17 kabupaten/kota masuk kategori berisiko tinggi covid-19.
     
    Daerah yang masuk kategori berisiko tinggi berdasarkan data per 15 November 2020, yaitu Kota Gunungsitoli (Sumatra Utara), dan Payakumbuh (Sumatra Barat). Kemudian, Tanjung Pinang (Kepulauan Riau), Bandar Lampung, dan Kabupaten Pesawaran (Lampung).
     
    Selanjutnya, Kabupaten Boyolali, Kendal, Pemalang, Sragen, Sukoharjo (Jawa Tengah), Kabupaten Bandung, Karawang, Tasikmalaya (Jawa Barat), dan Kota Cilegon (Banten). Lalu, Kabupaten Kutai Kertanegara, Kutai Timur (Kalimantan Timur), dan Barito Timur (Kalimantan Tengah).

    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id