Tak Masalah Politik Dinasti Asal Tak Instan

    Anggi Tondi Martaon - 28 Juli 2020 18:08 WIB
    Tak Masalah Politik Dinasti Asal Tak Instan
    Ilustrasi/Medcom.id
    Jakarta: Politik dinasti merupakan hal yang lumrah pada kancah perpolitikan. Namun, jangan sampai proses politik itu berlangsung instan.

    "Istilahnya tidak ujug-ujug langsung seketika," kata Wakil Ketua Komisi II Saan Mustopa dalam diskusi di DPR di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 28 Juli 2020.

    Sekretaris Fraksi Partai NasDem itu mengungkapkan, penerus politik harus memiliki rekam jejak. Baik dalam pemerintahan maupun organisasi politik. 

    Sehingga pihak terkait memiliki kompetensi. Terutama saat diusung menjadi calon pemimpin daerah atau mengisi jabatan strategis di pemerintahan.

    "Agar praktik politik dinasti ini tidak mereduksi kualitas personal calon itu sendiri yang kedua juga terkait dengan soal kemampuan dia nanti memimpin," ungkap dia

    Baca: Gibran Disebut Ikon Anak Muda Terjun ke Politik

    Hal senada disampaikan Anggota Komisi II DPR Mardani Ali Sera. Menurutnya, politik dinasti yang berlangsung instan adalah sesuatu yang berbahaya karena menyangkut pelayanan publik.

    Ketua DPP PKS itu mengungkapkan, keterlibatan keluarga dalam dunia politik seharusnya dimulai dari bawah. Dia pun mencontohkan dinasti politik George H. W. Bush (Presiden Amerika 1989-1993) dan George Walker Bush (Presiden Amerika 2001-2009).

    "Masing-masing bekerja dari bawah. Sehingga bapaknya mementor anaknya, mengikuti carrier pad yang baik," kata Mardani.

    Di Indonesia, Mardani menilai politik dinasti yang baik terlihat pada Puan Maharani. Sebelum menjabat sebagai Ketua DPR, putri Presiden ke-5 Indonesia Megawati Soekarnoputri itu sebelumnya aktif di organisasi partai dan beberapa jabatan publik lainnya.

    "Saya agak puji Mbak Puan, sebelum ketua DPR kan Ketua Pemenangan Bappilu (2014), kemudian maju DPR kemudian maju Menko kemudian carrier pad-nya ada," ujar dia.



    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id