KPU Usulkan Pemutakhiran Data Berkelanjutan

    Theofilus Ifan Sucipto - 26 Juni 2020 19:36 WIB
    KPU Usulkan Pemutakhiran Data Berkelanjutan
    Ketua KPU Arief Budiman. Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto
    Jakarta: Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengusulkan pemutakhiran data berkelanjutan. Metode ini diyakini mengefisiensikan waktu serta menjamin transparansi data calon pemimpin.

    “Kami mengusulkan peserta Pemilihan Umum (Pemilu) punya server (pemutakhiran data berkelanjutan) masing-masing,” kata Ketua KPU Arief Budiman dalam telekonferensi di Jakarta, Jumat, 26 Juni 2020.

    Arief menyebut KPU akan melakukan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan. Langkah serupa, kata dia, akan diterapkan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk pemutakhiran data penduduk berkelanjutan.

    Arief menyebut partai politik (parpol) juga bisa melakukan hal tersebut. Parpol perlu mendata anggota dan pengurus secara berkelanjutan.

    Seluruh pembaruan data itu dilakukan setiap enam bulan sekali. Sehingga, data rekam jejak, riwayat hidup, dan informasi lainnya terkait peserta Pemilu berada dalam satu sistem.

    Manfaatnya sistem berkelanjutan di antaranya data dari KPU, Kemendagri, dan parpol bisa disinkronisasi menjelang pemilihan umum. Cara ini bisa menghemat waktu dan biaya.

    “Jadi tidak perlu verifikasi yang rumit dan membawa data yang ratusan bahkan ribuan lembar ke kantor KPU,” tutur Arief.

    Selain itu, lanjut dia, publik bisa melihat keanggotaan sebuah parpol. Apalagi, Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2008 tentang Partai Politik mengharuskan parpol menyertakan 30 persen perempuan di tingkat pusat.

    “Dengan data berkelanjutan yang transparan, publik bisa melihat dan mengikuti perkembangannya,” ucap Arief.



    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id