Bawaslu Kesulitan Awasi Pelibatan Anak dalam Pemilu

    Kautsar Widya Prabowo - 02 September 2020 09:43 WIB
    Bawaslu Kesulitan Awasi Pelibatan Anak dalam Pemilu
    Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Abhan. Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo
    Jakarta: Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) kesulitan mengawasi pelibatan anak dalam kampanye politik. Tidak sedikit kegiatan kampanye mengerahkan massa dan anak-anak. 

    "Pengawas pemilihan umum (pemilu) pun seakan kesulitan melakukan pengawasan dan pemberian sanksi terhadap pelanggaran (keterlibatan anak)," ujar Ketua Bawaslu, Abhan, dalam keterangan tertulis, Selasa, 1 September 2020. 

    Dia menyebut banyak peserta pilkada membandel dan melibatkan anak-anak dalam kampanye. Mereka melakukan hal itu baik secara sengaja maupun tidak.

    Baca: Dampak Melibatkan Anak dalam Kampanye Politik
     
    Padahal, kata Abhan, larangan melibatkan anak dalam kampanye jelas diatur dalam Pasal 280 ayat (2) Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Kampanye dilarang melibatkan warga negara Indonesia (WNI) yang tidak memiliki hak pilih.
     

    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id