Nasib Pilkada 2020 Segera Dibahas

    Anggi Tondi Martaon - 29 Maret 2020 18:21 WIB
    Nasib Pilkada 2020 Segera Dibahas
    Ketua KPU Arief Budiman/Antara/Indrianto Eko Suwarso
    Jakarta: Komisi Pemilihan Umum (KPU) segera membahas nasib pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2020. Epidemi korona berpotensi mengganggu pesta demokrasi tersebut.

    "Kami akan melakukan rapat koordinasi, rencananya besok ya. Kami akan melakukan rapat dengan Komisi II dan Kemendagri (Kementerian Dalam Negeri)," kata Ketua KPU Arief Budiman dalam telekonferensi, Minggu, 29 Maret 2020.

    Baca: 4 Opsi Penundaan Pilkada 2020

    Mekanisme rapat belum diputuskan. Dia berharap rapat dilakukan secara virtual.

    "Kalau ada pertemuan fisik dibatasi 20 orang. Selebihnya secara online," ungkap dia.

    Arief menyebut ada dampak hukum jika Pilkada 2020 ditunda. KPU dan parlemen harus merevisi Undang Undang (UU) Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada. 

    Jika ingin cepat, Arief menyarankan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang Undang (Perppu).

    "Beberapa analisis mengatakan sudah cukup syarat dikeluarkanya Perppu," ujar dia.

    KPU resmi menunda tahapan Pilkada 2020. Berdasarkan surat bernomor 179/PL.02-Kpt/01/KPU/111/2020 yang ditandatangani pada 21 Maret 2020, ada empat tahapan yanng ditunda.

    Pertama, pelantikan panitia pemungutan suara (PPS) dan masa kerja PPS. Kedua, verifikasi syarat dukungan calon kepala daerah perseorangan. Kemudian, pembentukan petugas pemutakhiran data pemilih serta tahapan pemutakhiran dan penyusunan daftar pemilih.

    Sementara tahapan pemungutan suara belum diputuskan. Keputusan diambil mengikuti perkembangan wabah virus korona.



    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id