Paslon Masih Ogah Lakukan Kampanye Daring

    Fachri Audhia Hafiez - 21 Oktober 2020 16:07 WIB
    Paslon Masih Ogah Lakukan Kampanye Daring
    Ilustrasi. Medcom.id
    Jakarta: Komisi Pemilihan Umum (KPU) menemukan minimnya penggunaan metode daring dalam kampanye  pasangan calon (paslon) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020. Mayoritas masih menggandrungi kampanye tatap muka secara fisik.

    "Metode daring memang masih jarang digunakan," kata Plh Ketua KPU Ilham Saputra dalam diskusi virtual bertajuk 'Evaluasi Metode dan Isu Kampanye Pilkada di Masa Pandemi', Rabu, 21 Oktober 2020.

    KPU mencatat 33 persen paslon menggunakan media daring dan media sosial sebagai alat kampanye. Sebanyak 70 persen paslon masih menggunakan cara lama dengan alasan lebih efektif.

    Ada beberapa pertimbangan yang membuat paslon enggan menggunakan metode daring. Misalnya pertimbangan masyarakat yang masih awam.

    "Terkait dengan belum familiar masyarakat di daerah tertentu menggunakan media daring sebagai alat kampanye. Ini juga pengalaman baru bagi paslon untuk menggunakan media daring dalam kampanye," ujar Ilham.

    Baca: Bawaslu Temukan Sejumlah Kendala di Simulasi Pemungutan Suara

    Selain itu, kampanye daring masih dianggap tak ampuh menjaring dukungan. "Sebelumnya ada bazar atau rapat umum sehingga masyarakat langsung tahu siapa calonnya," ucap Ilham.

    KPU tengah mengevaluasi situasi tersebut. Namun pelaksanaan pilkada di tengah pandemi covid-19 memang mengutamakan secara daring.

    Peraturan KPU (PKPU) Nomor 13 Tahun 2020 telah mengatur mekanisme kampanye dengan pertemuan terbatas, namun paslon mesti memenuhi sejumlah syarat. Misalnya berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 di daerah setempat dan membatasi jumlah peserta kampanye.

    "Tentu ini juga mungkin ada kekhawatiran dari paslon yang tidak menjalankan sesuai protokol seperti ini," ucap Ilham.

    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id