Jumlah Pemilih di Sembilan Daerah Riau Mencapai 2.458.859

    Antara - 18 Oktober 2020 12:00 WIB
    Jumlah Pemilih di Sembilan Daerah Riau Mencapai 2.458.859
    ilustrasi Medcom.id
    Pekanbaru: Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau mencatat ada sebanyak 2.458.859 pemilih tetap di sembilan kabupaten/kota yang menyelenggarakan Pilkada Serentak di wilayah Riau. Tahapan penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang dimulai sejak 9 sampai dengan 16 Oktober 2020 telah selesai dan sembilan KPU di daerah telah menetapkan jumlah pemilih.

    Anggota KPU Provinsi Riau, Abdul Rahman, mengatakan setelah penetapan ini DPT akan disampaikan kepada semua stakeholder seperti Bawaslu, perwakilan calon dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

    "Selanjutnya juga akan segera diumumkan oleh PPS mulai 28 Oktober sampai 6 Desember 2020," kata Abdul Rahman di Pekanbaru, Minggu, 18 Oktober 2020.

    Baca: Bawaslu Bantul Tertibkan Baliho Paslon Gunakan Anggaran Pemda

    Dia menjelaskan untuk pilkada sembilan daerah di Riau ada sebanyak 2.458.859 pemilih yang terdiri dari 1.252.185 laki-laki dan 1.206.674 perempuan. Jumlah pemilih tersebut tersebar di sembilan kabupaten/kota, 116 kecamatan, 1.290 desa dan 8.356 tempat pemungutan suara.

    DPT terbesar terdapat di Kabupaten Rokan Hilir dengan 397.918 pemilih, sementara Kabupaten Kepulauan Meranti adalah daerah yang terkecil dengan jumlah 139.234 pemilih.

    Rahman menjelaskan penyusunan daftar pemilih menjadi DPT telah melalui banyak tahapan krusial seperti pencocokan dan penelitian, penetapan DPS, uji publik sekaligus penerimaan tanggapan dan masukan masyarakat, hingga akhirnya penyusunan DPS hasil perbaikan sampai menjadi DPT yang akan digunakan pada Pilkada 9 Desember 2020.

    Menurutnya setiap KPU Kabupaten/Kota pelaksana pilkada juga akan mulai melakukan pendataan pemilih dalam DPT yang akan pindah memilih atau DPPh (Daftar Pemilih Pindahan).

    Dia meminta calon pemilih yang akan menggunakan hak suaranya di tempat lain tapi masih dalam satu daerah pemilihan diminta segera melapor ke PPS setempat agar bisa terdata dan disiapkan surat suaranya.

    "Paling lambat tiga hari sebelum pencoblosan sudah melapor ke PPS tujuan. Sedangkan untuk warga yang tidak terdaftar dalam DPT tetapi memenuhi syarat untuk memilih maka bisa menggunakan mekanisme Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) atau jika dalam Pemilu disebut Daftar Pemilih Khusus (DPK) saat pencoblosan," jelas Abdul Rahman.

    (DEN)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id