17 Daerah Penyelenggara Pilkada Berisiko Tinggi Covid-19

    Anggi Tondi Martaon - 18 November 2020 14:16 WIB
    17 Daerah Penyelenggara Pilkada Berisiko Tinggi Covid-19
    Ilustrasi. Medcom.id
    Jakarta: Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 merilis status wilayah daerah yang menyelenggarakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020. Sebanyak 17 kabupaten/kota masuk kategori berisiko tinggi covid-19.

    "Ada 17 kabupaten/kota yang memiliki risiko tinggi," kata Ketua Satgas Covid-19 Doni Monardo dalam rapat kerja (raker) Komisi II yang secara virtual, Rabu, 18 November 2029.

    Daerah yang masuk kategori berisiko tinggi itu berdasarkan data per 15 November 2020, yaitu Kota Gunungsitoli (Sumatra Utara), dan Payakumbuh (Sumatra Barat). Kemudian, Tanjung Pinang (Kepulauan Riau), Bandar Lampung, dan Kabupaten Pesawaran (Lampung). 

    Selanjutnya, Kabupaten Boyolali, Kendal, Pemalang, Sragen, Sukoharjo (Jawa Tengah), Kabupaten Bandung, Karawang, Tasikmalaya (Jawa Barat), dan Kota Cilegon (Banten). Lalu, Kabupaten Kutai Kertanegara, Kutai Timur (Kalimantan Timur), Barito Timur (Kalimantan Tengah).

    Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) itu menyebut mayoritas daerah yang menyelenggarakan Pilkada 2020 berstatus zona oranye. Jumlahnya mencapai 215 daerah.

    Baca: Angka Zona Merah Daerah Penyelenggara Pilkada 2020 Turun

    Sementara itu, 67 daerah berstatus zona hijau. Sedangkan empat kabupaten/kota tidak terdampak covid-19.

    "Masih ada 6 kabupaten/kota tidak ada kasus baru padahal mereka sedang menyelenggarakan pilkada," ucap dia.

    Letnan Jenderal (Letjen) TNI itu berpesan agar penyelenggara, peserta, dan masyarakat meningkatkan disiplin penerapan protokol kesehatan. Sehingga, penyelenggaraan Pilkada 2020 aman dari penyebaran covid-19.

    "Mudah-mudahan sampai 9 Desember 2020 kita mampu menahan diri dan mengajak masyatakat semuanya mematuhi protokol kedehatan," ujar dia.

    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id