KPUD Dianggap Lalai bila Debat Paslon Tanpa Siaran Langsung

    Anggi Tondi Martaon - 24 Oktober 2020 18:11 WIB
    KPUD Dianggap Lalai bila Debat Paslon Tanpa Siaran Langsung
    Ilustrasi: Medcom.id
    Jakarta: Kekurangan anggaran rangkaian Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 dianggap sebagai kelalaian penyelenggara. Mereka dianggap tidak memperhitungkan kebutuhan kegiatan saat penyusunan anggaran, temasuk soal siaran langsung debat pasangan calon (paslon).

    "Dari awal berarti dia (komisi pemilihan umum daerah/KPUD) pada saat penyusunan tidak mengalokasikan," kata anggota Komisi II Aminurokhman kepada Medcom.id, Sabtu, 24 Oktober 2020.

    Baca: Usulan Peningkatan Testing Covid-19 Selama Pilkada Tergantung Anggaran

    Politikus NasDem itu mengungkapkan seharusnya KPUD memperkirakan kebutuhan anggaran setiap rangkaian kegiatan. Pasalnya, momen seperti debat paslon ditunggu-tunggu pemilih.

    Dia mengakui memang tidak masalah jika debat disiarkan secara tunda karena diperkenankan di Peraturan KPU (PKPU) Nomor 13 Tahun 2020. Namun, publik dipastikan tidak sreg.

    "Kalau bisa live, publik bisa melihat secara nyata kapasitas kandidat," sebut dia.

    Di sisi lain, Aminurokhman menyampaikan kendala anggaran tidak ditemukannya di Jawa Timur. Kondisi tersebut diperkirakan hanya terjadi di sejumlah daerah.

    "Semua KPUD Jawa Timur kemarin enggak ada kekurangan anggaran," ujar dia.

    KPUD Solo, Jawa Tengah, disorot katena tidak bisa menyelenggarakan debat terbuka paslon secara langsung. Mereka terkendala anggaran.

    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id