Laporkan Temuan Hoaks dan Isu Negatif selama Pemilihan Serentak 2020

    M Studio - 26 November 2020 06:40 WIB
    Laporkan Temuan Hoaks dan Isu Negatif selama Pemilihan Serentak 2020
    Selama masa Pemilihan Serentak berlangsung, Kominfo bersama Bawaslu dan KPU melakukan penanganan isu hoaks terkait dengan penyelenggara pemilu dan pelaksanaan pemungutan suara (Foto.Dok.Kominfo)
    Jakarta: Peredaran kabar bohong (hoaks) selama masa Pemilihan Serentak 2020 cukup masif. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menemukan 38 isu hoaks dalam rentang kurang dari dua bulan (1 September-18 November).

    "Dari 38 temuan isu tersebut, tersebar sebanyak 217 hoaks di berbagai platform digital. Bawaslu dalam hal ini telah melakukan verifikasi dan menyatakan 77 temuan melanggar ketentuan yang berlaku. Saat ini ada 64 muatan yang sedang ditindaklanjuti dan 13 konten sudah dilakukan takedown,” ujar jubir Kominfo Dedi Permadi, melalui keterangan tertulis, Kamis, 26 November 2020.

    Selama masa Pemilihan Serentak  berlangsung, Kominfo bersama Bawaslu dan KPU melakukan penanganan isu hoaks terkait dengan penyelenggara pemilu dan pelaksanaan pemungutan suara, termasuk penangan konten dugaan kecurangan sosialisasi dan literasi digital terkait pelaksanaan serta analisis isu pelaksanaan Pilkada 2020. 

    Dedi mengajak masyarakat yang merasa ada masalah atau menemukan konten bermuatan negatif di internet terkait pemilihan, dapat menyampaikan aduan kepada Kominfo melalui website aduankonten.id, email aduankonten@mail.kominfo.go.id serta akun WA bernomor 08119224545.
     
    Laporan aduan di Bawaslu bisa disampaikan melalui kanal yang dikelola Bawaslu, yaitu bawaslu.go.id, aplikasi GOWASLU, dan akun WA bernomor 081114141414.
     
    "Ini adalah bentuk sinergi antara Bawaslu dan Kominfo di dalam memastikan ruang siber yang sehat pada masa Pemilihan 2020,” kata Dedi.
     
    Diharapkan pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 berlangsung dengan baik, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

    “Kita berharap pemilu tahun ini dapat berjalan dengan tetap mentaati protokol kesehatan agar visi nasional kita, tujuan nasional kita di dalam penanganan covid-19, yakni Kesehatan Pulih Ekonomi Bangkit, dapat kita kerjakan bersama-sama. Termasuk di dalam pesta demokrasi Pilkada 2020,” ucap Dedi.

    (ROS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id