KPK: Jangan Jadi Pejabat Kalau Ingin Cari Harta

    Fachri Audhia Hafiez - 12 November 2020 15:10 WIB
    KPK: Jangan Jadi Pejabat Kalau Ingin Cari Harta
    Wakil Ketua KPK Nurul Guhfron. Foto: MI/Susanto
    Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan calon kepala daerah fokus melayani publik jika terpilih kelak. Mereka harus menyadari tugas besar kepala daerah, yakni mengabdikan diri kepada masyarakat.

    "Kalau ingin naik hartanya, jangan pilih jadi pejabat publik," kata Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron dalam webinar 'Pembekalan Pilkada Berintegritas 2020' yang disiarkan melalui akun YouTube Kanal KPK, Kamis, 12 November 2020.

    Menurut dia, pejabat publik harus mengesampingkan pikiran untuk hidup bergelimang harta. Bila ingin kaya, calon kepala daerah disarankan banting setir menjadi pebisnis. 

    "Kalau masih (hidup) bersenang-senang, bermewah-mewah, ya sudah jadi selebriti, pengusaha enggak masalah," ucap dia.

    Baca: Terkendala Dana, Petugas TPS Hanya Ikut Rapid Test

    Ghufron mewanti-wanti kepala daerah terpilih tak bersentuhan dengan korupsi. Kasus rasuah bakal berdampak kepada keluarga. Anak pelaku rentan mengalami perundungan.

    KPK menyayangkan bila proses pilkada yang demokratis masih melahirkan pejabat korup. Pasalnya, kepala daerah hasil pilkada mendapatkan mandat langsung dari rakyat.

    "KPK senang Anda semua terpilih jadi pemimpin-pemimpin daerah kemudian amanah. Dengan begitu KPK santai, bahagia. KPK tidak senang kalau kemudian banyak tangkapan (kasus korupsi)," ungkap Ghufron.

    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id