Polri Identifikasi Daerah Rawan dalam Pemungutan Suara Ulang

    Kautsar Widya Prabowo - 24 Maret 2021 23:21 WIB
    Polri Identifikasi Daerah Rawan dalam Pemungutan Suara Ulang
    Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono. Medcom.id/Siti Yona Hukmana



    Jakarta: Polri siap mengamankan proses pemungutan sura ulang (PSU) di 15 daerah. Khususnya daerah-daerah yang dinilai rawan terjadinya kericuhan.

    "Kerawanan itu sudah diidentifikasi oleh polri," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono kepada Medcom.id, Rabu, 24 Maret 2021.






    Rusdi mengatakan strategi pengamanan yang akan dilakukan mengacu pada hasil identifikasi. Sehingga, pengamanan dapat dilakukan secara optimal.

    "Mengenai (kerawanan pada) PSU itu sudah diantisipasi, sehingga Polri siap amankan PSU pada beberapa tempat," kata dia.

    Sejumlah personel kepolisian akan ditempatkan di tempat pemungutan suara (TPS) yang menggelar PSU. Proses demokrasi itu diharap berjalan dengan aman dan damai.

    Kesiapan Polri dalam mengawal PSU merupakan bagian dari Operasi Mantap Praja. Operasi yang dikhusukan mengawal Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 itu telah berjalan sejak 3 September 2020.

    Baca: Tingginya Pemungutan Suara Ulang Menjadi Refleksi Profesionalitas KPU

    Sebelumnya, Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan 17 gugatan perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Kepala Daerah (PHPKada) Tahun 2020. Sebagian besar putusan memerintahkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) melakukan pemungutan suara ulang (PSU), baik di beberapa tempat pemungutan suara (TPS) hingga pengulangan di satu wilayah tertentu.

    "(Sebanyak) 16 putusan MK memerintahkan untuk pemungutan suara ulang. Sedangkan satu putusan MK perintahkan penghitungan suara ulang," ujar peneliti lembaga riset Konstitusi dan Demokrasi (KoDe) Inisiatif Muhammad Ihsan Maulana dalam konferensi pers secara virtual, Selasa, 23 Maret 2021.

    Sementara itu majelis hakim MK memerintahkan Bawaslu pusat hingga daerah mengawal jalannya PSU. Aparat kepolisian dan TNI di daerah setempat juga diminta membantu pengamanan.

    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id