Jumlah Peserta Kampanye Pilkada 2020 Bakal Dievaluasi

    Anggi Tondi Martaon - 09 September 2020 17:58 WIB
    Jumlah Peserta Kampanye Pilkada 2020 Bakal Dievaluasi
    Ilustrasi/Medcom.id
    Jakarta: Pelanggaran massal protokol kesehatan saat pendaftaran calon Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 berbuntut panjang. Jumlah peserta kampanye pilkada berpotensi dikurangi.

    "Evaluasi (pelibatan orang dalam kampanye) bisa saja (dilakukan), misalnya (kampanye) untuk di ruang terbuka dihilangkan sama sekali," kata Wakil Ketua Komisi II DPR, Saan Mustopa, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 9 September 2020.

    Evaluasi untuk mengantisipasi pencegahan virus korona selama kampanye Pilkada 2020. Pembatasan peserta kampanye sudah diatur dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 10 Tahun 2020.

    Namun, Saan menyebut aturan itu hanya menyasar peserta kampanye terdaftar. Sementara itu, simpatisan yang tak diundang, tak mendapat pengawasan.

    Baca: Evaluasi Pendaftaran Pilkada Digelar Besok

    "Karena kita ga bisa mengantisipasinya kan mereka (simpatisan) bisa datang dari mana saja," sebut dia. 

    Menurut Saan, evaluasi peserta kampanye ini bakal menjadi perhatian. Sehingga, potensi pelanggaran protokol kesehatan dapat diminimalisasi.

    "Harus diantisipasi untuk dibicarakan langkah-langkahnya supaya tidak terulang lagi," ujar dia.

    (ADN)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id