Bawaslu: Inovasi Sirekap Tak Boleh Melanggar Asas

    Theofilus Ifan Sucipto - 16 November 2020 11:50 WIB
    Bawaslu: Inovasi Sirekap Tak Boleh Melanggar Asas
    Ilustrasi. Medcom.id
    Jakarta: Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menyebut sistem informasi rekapitulasi secara elektronik (Sirekap) tidak boleh melanggar asas. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat menerapkan inovasi tersebut.

    "Inovasi tidak boleh melampaui ketaataan asas dan harus menaati peraturan yang jadi harga mati dalam penyelenggaraan pemilu," tegas anggota Bawaslu, Mochammad Afifuddin, saat dihubungi, Senin, 16 November 2020.

    Menurut Afifuddin, Sirekap harus dilihat dari tiga dimensi. Pertama, dimensi regulasi atau aturan hukum, yakni pelaksanaan Sirekap harus berlandaskan dasar hukum yang jelas.

    "Kami mengapresiasi segala bentuk inovasi dari kemajuan teknologi informasi hanya saja harus sesuai dengan aturan yang berlaku," ujar dia.

    Baca: Bawaslu Janji Hasil Pengawasan Pilkada Tak Ditutup-tutupi

    Dimensi berikutnya adalah kesiapan sumber daya manusia (SDM). Kesiapan itu hanya bisa dicapai jika ada bimbingan teknis (bimtek) serta standar operasional dan prosedur (SOP) yang jelas.

    Afifuddin menyebut dimensi ketiga adalah masalah fasilitas teknis seperti gawai. Seluruh aplikasi itu harus didaftarkan ke Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) agar terpantau dengan baik.

    Afifuddin meminta penerapan Sirekap harus merata di seluruh daerah. Dia tak ingin Sirekap hanya digunakan di wilayah dengan akses internet yang baik.

    "Kemudian yang kalah mengatakan kenapa tidak diperlakukan adil dan minta dilakukan penghitungan secara manual juga," kata Afifuddin.

    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id