KPU Jamin Paslon Pelanggar Protokol Kesehatan Disanksi Tegas

    Nur Azizah - 08 September 2020 14:22 WIB
    KPU Jamin Paslon Pelanggar Protokol Kesehatan Disanksi Tegas
    Ketua KPU Arief Budiman. Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto
    Jakarta: Pasangan calon (paslon) kepala daerah yang melanggar protokol kesehatan selama Pemilihan Kepalada Daerah (Pilkada) Serentak 2020 akan diberi sanksi. Sanksi dapat berupa teguran, penghentian kampanye, hingga pidana.

    "Tapi kan tiap tahapan berbeda-beda. Misalnya, di tahap pencalonan kalau membawa massa akan kita keluarkan (dari ruangan)," kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman dalam diskusi virtual, Jakarta Pusat, Selasa, 8 September 2020.

    Pada masa kampanye, paslon dilarang menggelar pertemuan fisik yang melibatkan banyak orang. Paslon akan diberikan teguran pada pelanggaran pertama.

    "Kalau masih bandel, masih tidak menjaga jarak bisa saja dihentikan. Nah kalau masih terjadi lagi dan ada unsur pidananya, bisa dipidanakan," ujar dia.

    Baca: Kepala Daerah Abai Protokol Kesehatan Selama Pilkada Diganti Pjs

    Pelanggaran protokol kesehatan covid-19 banyak terjadi sepanjang pendaftaran Pilkada Serentak 2020. Sebanyak 51 kepala daerah ditegur Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian karena pelanggaran terjadi di wilayahnya.
     

    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id