KPU Diminta Simulai Setiap Tahapan Pilkada

    Anggi Tondi Martaon - 09 September 2020 23:44 WIB
    KPU Diminta Simulai Setiap Tahapan Pilkada
    Simulasi pemungutan suara Pilkada 2020. Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo
    Jakarta: Komisi Pemilihan Umum (KPU) diminta menyimulasikan setiap tahapan penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 yang melibatkan banyak orang. Selama ini simulasi hanya untuk tahapan pemungutan suara.

    "Jadi yang saya tangkap, (simulasi) hanya untuk pemungutan suara," kata Direktur Eksekutif Puskapol Fisip UI Aditya Perdana dalam diskusi virtual yang diselenggarakan Rumah Kebangsaan, Jakarta, Rabu, 9 September 2020.

    Aditya menegaskan simulasi mesti dilakukan pada setiap tahapan. Tujuannya untuk mengantisipasi pelanggaran protokol kesehatan pencegahan penyebaran covid-19 (korona).

    "Untuk deklarasi (pilkada damai), simulasi kampanye di dalam ruangan itu seperti apa? Di luar dan itu kondisinya seperti itu apa?," tanya dia.

    Simulasi juga harus melibatkan pihak terkait, yakni Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan pihak keamanan. Seluruh pihak harus mengetahui tugas masing-masing.

    Aditya menyebut simulasi bisa dimanfaatkan untuk memantau dan mematangkan langkah antisipasi pelanggaran protokol kesehatan. Sehingga tidak gagap menghadapi situasi saat pendaftaran calon kepala daerah.

    "KPU, Bawaslu, dan aparat keamanan kemudian menjadi kelabakan. Agak gagap menghadapi situasi (tahapan pendaftaran) yang menurut saya di luar perkiraan," ujar dia.

    (REN)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id