Kerawanan Pilkada 2020 Versi Polri

    Fachri Audhia Hafiez - 17 November 2020 15:30 WIB
    Kerawanan Pilkada 2020 Versi Polri
    Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono (tengah). Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo
    Jakarta: Polri mewanti-wanti sejumlah kerawanan yang berpotensi terjadi sepanjang tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020. Kerawanan ini berpotensi dilakukan penyelenggara maupun peserta pilkada.

    "Potensi juga terhadap kerawanan terhadap petugas, penyelenggara, juga ada. Peserta juga ada," kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono dalam webinar bertajuk 'Potensi dan Jalan Keluar dari Kerawanan Pilkada Serentak 2020', Selasa, 17 November 2020.

    Argo mencotohkan pengalamannya ketika mengawal distribusi kotak suara di perbatasan Kalimantan Utara. Kotak suara yang dibawa petugas hanyut terbawa arus sungai.

    "Kotak suaranya akhirnya hilang. Itu risiko sebagai petugas. Contoh potensi-potensi yang berkaitan dengan petugas itu ada di situ," ujar Argo.

    Baca: Bawaslu Gandeng Polri Tangkal 4 Kerawanan Pilkada 2020
     

    Memahami Kondisi Sosial

    Mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya itu mengingatkan peserta pilkada memperhatikan situasi setempat ketika menggelar kampanye. Sebab, masing-masing daerah memiliki kondisi sosial berbeda.

    Argo memahami peserta pilkada menggunakan cara-cara yang berbeda untuk menjaring simpati pemilih di masa pandemi covid-19. Tetapi, potensi kerawanan konflik mesti diperhatikan guna mencegah kesalahpahaman yang berujung sengketa.

    "Kita melihat ada beberapa daerah-daerah rawan. Misalnya, (daerah) itu adalah bekas konflik atau ada history (sejarah konflik-red)," ujar Argo.

    Argo ingin seluruh tahapan penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020 berjalan demokratis. Setiap tahapan juga diharapkan berjalan mulus dan sesuai jadwal.

    "Kita berharap semua masyarakat semakin cinta, semakin demokratis," ucap Argo.

    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id