Abdul Kohar
    Abdul Kohar Dewan Redaksi Media Group

    Jangan Resah, Jangan Gegabah

    Abdul Kohar - 17 Juli 2021 06:30 WIB
    Jangan Resah, Jangan Gegabah
    Dewan Redaksi Media Group Abdul Kohar/Media Indonesia




    Dalam studi itu, Lee menyurvei 69.744 perempuan dan 1.429 laki-laki. Penelitian yang hasilnya telah terbit di jurnal Prosiding National Academy of Sciences itu menemukan bahwa orang optimistis cenderung lebih bahagia. Mereka bahkan memiliki kebiasaan yang lebih sehat sehingga ia memiliki potensi untuk berumur panjang.

    Studi lain mengenai kesejahteraan psikologis juga mengonfirmasi tentang hal yang sama. Salah satunya ialah studi yang dilakukan Catherine Hurt, seorang ahli psikologi dari University of London. Ia menyoroti pentingnya seseorang memiliki kesejahteraan psikologis daripada kesejahteraan fisik untuk menjalani hidup yang lebih panjang dan sehat.

     



    Penelitian lainnya menunjukkan bahwa bersikap optimistis bukan hanya baik untuk mengontrol emosi, melainkan juga dapat meningkatkan daya tahan terhadap penyakit. Itu dibuktikan dari suatu penelitian yang dilakukan di University of Kentucky, Amerika Serikat, terhadap 124 responden mahasiswa jurusan hukum. Pada penelitian itu ditemukan adanya hubungan antara optimisme dan perubahan terhadap imun mereka.

    Pada responden dengan optimisme tinggi, tingkat imunitas selnya juga tinggi. Sel akan memberikan respons yang kuat ketika terkena invasi virus atau bakteri. Sebaliknya, dengan sikap optimisme rendah, aktivitas sel melawan virus juga kurang.

    Jadi, rawatlah optimisme, ketenangan, harapan menghadapi gejolak pandemi korona yang kurvanya tengah mendaki. Tentu dengan syarat dan ketentuan berlaku: disiplin menjalankan protokol kesehatan, tidak gegabah, apalagi memandang remeh keadaan.

    Hal lain yang juga penting untuk segera kita miliki: ayo sama-sama jadi manusia pembelajar. Kuatkan literasi agar kita tidak tersesat di rimba informasi yang hari-hari ini tunasnya terus bertumbuhan. Dalam masyarakat yang rendah literasi, apalagi tidak melek literasi, informasi sampah sekalipun tetap dikunyah.

    Di tengah 'tsunami' pandemi covid-19, tetap tabah, jangan resah, jangan pula gegabah. Dalam kegelapan, selalu ada secercah cahaya. Setelah kesulitan, akan datang kemudahan.

    (ADN)
    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All




    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING

    HOT ISSUE

    MORE
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id