comscore

Jurusan Teknik Nuklir: Mata Kuliah dan Prospek Kerja yang Menjanjikan

Medcom - 11 Februari 2022 12:30 WIB
Jurusan Teknik Nuklir: Mata Kuliah dan Prospek Kerja yang Menjanjikan
Ilustrasi/AFP
Jakarta:  Masih lekat dalam ingatan betapa mengerikannya tragedi Chernobyl yang tercatat sebagai kecelakaan terparah dalam sejarah. Kala itu, lebih tepatnya pada April 1986, terjadi ledakan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir di Chernobyl, Uni Soviet.

Kejadian ini menyebabkan ribuan pendudukan harus dievakuasi. Sebab, radiasi nuklir sangat berbahaya bagi tubuh, bahkan dapat menyebabkan kematian.

Hal ini tak ayal membuat nuklir dianggap sebagai sesuatu yang berbahaya. Meski demikian, faktanya nuklir juga memiliki manfaat bagi kehidupan manusia. Salah satunya ialah menjadi pembangkit listrik.

Untuk itu, keilmuan mengenai nuklir terus dikembangkan. Beberapa perguruan tinggi mulai menyediakan jurusan Teknik Nuklir.

Baca juga:  Anak Muda Jangan Gegabah, Penting Punya Pengetahuan Keuangan Sebelum Trading

Walaupun masih terdengar asing, jurusan ini memiliki prospek kerja yang cukup menjanjikan. Simak ulasan mengenai serba-serbi jurusan Teknik Nuklir yang dikutip dari Ruangguru berikut ini.

Mata Kuliah Teknik Nuklir

Jurusan Teknik Nuklir mempelajari cabang ilmu rekayasa dalam pemanfaatan energi nuklir dan turunannya. Secara umum, topik perkuliahan ini akan mendalami materi fisika, matematika, dan ilmu rekayasa.

Ada banyak mata kuliah yang bisa dipelajari di jurusan Teknik Nuklir. Di antaranya adalah Teknologi Aplikasi Radioisotop dan Radiasi, Produksi Isotop dan Senyawa Bertanda, Pengelolaan Limbah Radioaktif, Pengembangan dan Produksi Instrumentasi dan Peralatan Ionik, Teknologi Pengelolaan Bahan Bakar Nuklir, Teknologi Reaktor Nuklir, Radioaktivitas Lingkungan Kedokteran Nuklir, dan sebagainya.

Jurusan Teknik Nuklir di Indonesia dan Luar Negeri

Di Indonesia sendiri, sayangnya belum terdapat banyak perguruan tinggi yang memiliki jurusan Teknik Nuklir. Sejauh ini, hanya Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir (STTN) - BATAN di Yogyakarta yang menyediakan studi langka tersebut.

Untuk jenjang pendidikan yang lebih tinggi, Institut Teknologi Bandung (ITB) menyediakan program Magister (S2) Ilmu dan Rekayasa Nuklir, serta program Doktor (S3) Rekayasa Nuklir. 

Tak hanya perguruan tinggi dalam negeri, Massachusetts Institute of Technology (MIT) dan University of Michigan di Amerika Serikat juga memiliki jurusan Teknik Nuklir. Bahkan, kedua universitas tersebut menjadi yang terbaik di kelas internasional.

Prospek Kerja Lulusan Teknik Nuklir

Meskipun jurusan Teknik Nuklir terbilang langka dan sepi peminat, nyatanya peluang kerja studi ini cukup menggiurkan. Berikut adalah prospek kerjanya.

1. Kerja di BATAN
Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) merupakan lembaga pemerintah yang bertanggung jawab atas pelaksanaan tugas pemerintahan di bidang penelitian, pengembangan, dan pemanfaatan nuklir. 

2. Kerja di BPPT
Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) merupakan lembaga pemerintah yang berada di bawah Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN). Lembaga ini juga berfokus pada bidang penelitian.

3. Kementerian ESDM
Lulusan jurusan Teknik Nuklir bisa berpotensi menjadi pegawai negeri sipil (PNS) di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Di sini, mereka akan mengeksplorasi lebih dalam mengenai sumber energi di Indonesia.

4. Perusahaan Swasta
Tak hanya badan milik pemerintah, perusahaan swasta juga banyak yang membuka lowongan kerja untuk lulusan Teknik Nuklir. Baik di dalam negeri maupun luar negeri.

Itulah penjelasan mengenai jurusan Teknik Nuklir dan prospek kerjanya. Jadi, apakah Sobat Medcom tertarik untuk kuliah di jurusan ini? (Nurisma Rahmatika)
(CEU)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id