Tiga Hal Penting dalam Mengatasi Masalah Pembelajaran saat Pandemi

    Muhammad Syahrul Ramadhan - 29 Juni 2020 10:16 WIB
    Tiga Hal Penting dalam Mengatasi Masalah Pembelajaran saat Pandemi
    Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud. Iwan Syahril. Zoom
    Jakarta: Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Iwan Syahril menyebut ada tiga hal penting terkait adaptasi pembelajaran di masa pandemi ini. Pertama, adalah berbagi dan belajar dalam mengatasi masalah di tengah pandemi.

    "Kita juga harus berbagi, jadi dua kata ini berbagi dan belajar, berkaitan erat," ujar Iwan dalam peluncuran seri webinar bertajuk 'Guru Belajar: Adaptasi Pembelajaran Masa Pandemi', Senin, 29 Juni 2020.

    Iwan mengatakan, para guru juga perlu gotong royong untuk mengatasi semua masalah pembelajaran di masa krisis pandemi. Selanjutnya, membuat kebijakan pembelajaran yang berorientasi kepada murid.

    "Apapun yang kita lakukan, tujuannya mengatasi masalah-masalah belajar murid kita di lapangan," terangnya.

    Kemendikbud pun meluncurkan program seri webinar bertajuk 'Guru Belajar' guna membantu para guru mengembangkan pembelajaran di masa pandemi. Seri webinar ini bakal berlangsung selama sebulan.

    "Satu bulan ke depan terus belajar bersama. Sehingga tantangan yang ada bisa kita hadapi bersama-sama," ungkap Iwan.

    Baca: Guru Dituntut Punya Kemampuan Membaca Talenta Siswa

    Menurut Iwan, pembekalan ini penting karena banyak guru merasa tidak berdaya menghadapai pembelajaran di tengah pandemi selama tiga bulan terakhir. Kemendikbud ingin guru kembali berdaya membimbing belajar para murid di tengah situasi krisis.

    "Kami merespons situasi dan tantangan yang ada ini dengan seri webinar 'Guru Belajar' ini intinya menghimpun energi positif dalam merespons, sehingga kita merasa berdaya dan mau memberdayakan lainnya," terangnya.

    Iwan menjelaskan, akan ada enam sampai delapan webinar dalam sehari. Diskusi daring ini dibagi dua sesi, pagi dan siang. Tema yang dibicarakan juga beragam, mulai dari dampak pandemi pada psikologis siswa, kurikulum, strategi pembelajaran, hingga kiat berbagi peran guru dan orang tua.

    Seri diskusi berbasis web ini diperuntukkan bagi jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), SD, SMP, SMA, dan (Sekolah Luar Biasa) SLB. Selain itu, ada sesi khusus untuk kepala sekolah, pengawas sekolah dan orang tua.

    Sekertaris Dirjen GTK Nunuk Suryani menyebut ada 61 ribu pendaftar dalam webinar seri pertama. Namun, hanya lima ribu peserta yang bisa mengikuti langsung webinar melalui Zoom. Sisanya, bisa mengkuti Webinar ini di kanal YouTube Ditjen GTK Kemendikbud.



    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id