comscore

Mau Uji Kemampuan Bahasa Inggris? Kenali Dulu 4 Perbedaan TOEFL dan IELTS

Medcom - 05 Februari 2022 09:11 WIB
Mau Uji Kemampuan Bahasa Inggris? Kenali Dulu 4 Perbedaan TOEFL dan IELTS
Ilustrasi/Medcom.id
Jakarta:  Sertifikat tes kemampuan bahasa Inggris merupakan salah satu syarat yang biasanya wajib dipenuhi ketika mengajukan pendaftaran studi di luar negeri. Ini diperlukan untuk memastikan kemampuan mendengar, membaca, dan berbicara dalam bahasa Inggris.

Tes tersebut bisa berupa International English Language Test System (IELTS) atau Test of English as a Foreign Language (TOEFL). DIkutip dari laman Schoters, meski sama-sama untuk menguji kemampuan bahasa Inggris, namun terdapat beberapa perbedaan di antara kedua jenis tes ini.

Berikut perbedaan TOEFL dan IELTS:

Biaya Tes

  • Biaya tes TOEFL lebih mahal sedikit daripada IELTS. Untuk mengikuti tes TOEFL, peserta harus merogoh kocek sebesar Rp3,4 juta.
  • Sedangkan, biaya untuk mengikuti tes IELTS adalah sekitar Rp3,25 juta.

Bahasa dan Aksen

  • Tes TOEFL hanya menggunakan aksen dan bahasa Inggris Amerika. 
  • Sementara itu, tes IELTS menggunakan bahasa Inggris British. Aksen yang diujikan pun beragam, mulai dari United Kingdom, Kanada, Australia, dan Amerika.

Sistem Penilaian

  • Tes TOEFL terdiri atas empat bagian, yaitu reading, listening, speaking, dan writing. Masing-masing bagian diberi nilai maksimum sebesar 30. Sehingga, total skor maksimum tes TOEFL adalah 120.
  • Tes IELTS juga memiliki empat bagian, yakni reading, listening, speaking, dan writing. Masing-masing bagian diberi skor 0-9, yang kemudian akan dijumlahkan dan dibagi 4 untuk mencapai skor akhir. Nilai tes ini dinyatakan dalam skala 0-9.

Jenis Soal

Untuk sesi listening dan reading, bentuk soal TOEFL adalah pilihan ganda. Sedangkan, bentuk soal tes IELTS berupa isian singkat.
Untuk sesi speaking, peserta tes TOEFL akan berbicara dengan komputer. Sedangkan, peserta tes IELTS berbicara dengan native speaker.

Untuk sesi writing, peserta tes TOEFL akan menulis dua esai. Esai 1 menuliskan pendapat mengenai sebuah topik yang sebelumnya sudah dijelaskan. Esai 2 menulis tentang masalah-masalah tertentu.

Peserta tes IELTS juga menulis dua esai dalam sesi writing. Esai 1 menjelaskan mengenai tabel atau grafik tertentu. Esai 2 menjelaskan dan mengutarakan pendapat mengenai masalah tertentu.

Meski memiliki sejumlah perbedaan, TOEFL dan IELTS sama-sama berlaku di seluruh dunia. Masa berlakunya juga sama, yakni dua tahun. (Nurisma Rahmatika)


(CEU)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id