Epidemiolog UNAIR Beri 6 Tips Lebaran Aman di Tengah Pandemi

    Citra Larasati - 14 Mei 2021 09:17 WIB
    Epidemiolog UNAIR Beri 6 Tips Lebaran Aman di Tengah Pandemi
    Epidemiolog UNAIR, Laura Navika Yamani. Foto: Dok. UNAIR



    Jakart:  Hari raya Idulfitri menjadi momentum yang dinanti umat muslim setelah satu bulan berpuasa. Namun kegembiraan di hari kemenangan tersebut harus tetap dijaga, dengan waspada terhadap bahaya covid-19 yang masih mengintai di tengah kondisi pandemi covid-19.

    Epidemiolog Universitas Airlangga (UNAIR), Laura Navika Yamani menyebutkan, setidaknya ada enam langkah penting yang harus dilakukan agar masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan rasa aman meski berada di tengah wabah covid-19 yang belum berakhir.

     



    1. Cukup Merayakan Takbiran di Masjid

    Terkait dengan malam takbiran sebelum pelaksanaan salat Idulfitri.  Laura tersebut mengimbau agar masyarakat tidak melakukan takbiran dengan berkeliling dan berkerumun. Menurutnya, takbiran cukup dilakukan dari masjid oleh satu hingga dua orang baik takmir masjid maupun orang dewasa lainnya.

    “Sebaiknya, takbiran tidak perlu dilakukan dengan mengumpulkan anak-anak untuk berkeliling dan menyebabkan kerumunan,” ucapnya dikutip dari laman UNAIR, Jumat, 14 Mei 2021.

    2. Menerapkan Protokol Kesehatan Ketika Salat Idulfitri

    Laura mengungkapkan, jika pemerintah pada daerah masing-masing memperbolehkan pelaksanaan salat Idul Fitri di masjid, maka tips yang dapat dilakukan adalah memberi jarak ketika salat dan tetap menggunakan masker.

    Baca juga:  Idulfitri di Rumah Saja, Kepala BRIN Malah Kangen Santap Mie Instan

    Dia juga mengatakan, bahwa sebaiknya dari pihak masjid menyediakan fasilitas thermo gun untuk pengukuran suhu tubuh bagi masyarakat yang hendak melakukan salat. “Pilih masjid yang jaraknya dekat dari rumah, jangan sampai memilih masjid yang berada di kecamatan lain dari tempat tinggal karena bisa jadi masyarakat tidak mengetahui situasi pada kecamatan lain tersebut,” ungkapnya.

    3. Melakukan Silaturahmi dalam Waktu Singkat

    Merayakan Lebaran juga identik dengan pelaksanaan silaturahmi. Terkait hal itu, Laura memberikan tips agar masyarakat merasa aman ketika melakukan silaturahmi yaitu dengan tetap patuh menerapkan protokol kesehatan.

    Selain itu, Laura juga mengimbau agar silaturahmi hanya dilakukan pada tetangga terdekat dengan durasi waktu yang tidak lama. “Jangan berjabat tangan ketika bersilaturahmi dengan tetangga terdekat, lebih baik melakukan silaturahmi di luar rumah dan jangan berbincang tanpa menggunakan masker dalam waktu yang lama,” tambahnya.

    Sama halnya dengan tetangga, Laura menuturkan jika hendak bersilaturahmi dengan keluarga maka harus bergantian dan tidak berkumpul dalam satu ruangan atau tempat yang tertutup. Sebisa mungkin, silaturahmi dilakukan dalam waktu yang singkat sekitar 10-15 menit saja. Bagi keluarga besar yang berada di luar kota maka silaturahmi dapat dilakukan secara online.

    4. Pilih Tempat Wisata Dengan Area Terbuka dan Tidak Ramai

    Lebih lanjut, Laura menambahkan bahwa terkadang ada masyarakat yang merayakan Lebaran dengan mengunjungi tempat wisata. Maka, ia memberi tips agar masyarakat dapat memilih tempat wisata terdekat dengan area terbuka, jangan memilih tempat wisata dengan area tertutup dan menghindari tempat wisata yang terdapat kerumunan banyak orang.

    “Masyarakat perlu waspada apabila mengunjungi tempat wisata yang banyak dikunjungi orang namun mengabaikan protokol kesehatan. Pada intinya, semua kegiatan yang dilakukan saat Lebaran tetap harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” tegasnya.

    5. Perhatikan Higienitas Tangan Saat Menerima THR

    Tradisi lain saat lebaran, sambung Laura, adalah memberikan tunjangan hari raya (THR) kepada kerabat atau saudara. Apabila THR tersebut diberikan kepada saudara yang telah dewasa maka sebaiknya langsung ditransfer pada rekening masing-masing.

    Tetapi, jika hendak memberi THR pada anak-anak, maka orang tua perlu memperhatikan higienitas tangan dengan mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer setelah menerima THR tersebut.

    “Orang tua juga perlu mengingatkan anak-anak untuk mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer sebelum mengambil kue dengan tangan dan memakannya,” lanjutnya.

    6. Tetap Diam di Rumah Ketika Merasa Badan Kurang Sehat

    Terakhir, apabila seseorang merasa kurang sehat menjelang lebaran atau setelah Lebaran maka Laura menyarankan agar dia membatasi aktivitas yang akan dilaksanakan. Hal tersebut dikarenakan, biasanya pada saat lebaran banyak pelayanan kesehatan yang tutup sehingga cukup sulit untuk melakukan konfirmasi apakah seseorang tersebut tertular covid-19 atau tidak.

    “Apabila merasa kurang sehat, maka cukup diam di rumah, tingkatkan imunitas tubuh dengan istirahat yang cukup dan konsumsi makanan yang bergizi,” tutupnya.

    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id