comscore

Perbesar Peluang, Kenali Tahapan dan Persiapan Seleksi Beasiswa LPDP

Ilham Pratama Putra - 23 Maret 2022 08:09 WIB
Perbesar Peluang, Kenali Tahapan dan Persiapan Seleksi Beasiswa LPDP
Ilustrasi/Medcom.id
Jakarta: Untuk mendapatkan beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), terdapat beberapa tahapan seleksi yang harus dilewati. Namun dengan semakin banyaknya peminat beasiswa LPDP, persaingan untuk mendapatkan beasiswa ini pun tentu semakin ketat.

Untuk itu, mengetahui dan mempersiapkan setiap tahapan seleksinya secara matang harus dilakukan pendaftar. Dikutip dari laman Schoters, berikut ini tahap-tahap seleksi beasiswa LPDP:

1. Seleksi Administrasi

Dalam mempersiapkan seleksi administrasi, hal pertama yang perlu diperhatikan adalah batas waktu pendaftaran. Adapun pendaftaran untuk penerimaan beasiswa LPDP tahap satu dibuka pada tanggal 25 Februari sampai 27 Maret 2022.
Sedangkan untuk tahap dua akan dibuka pada tanggal 4 Juli sampai 5 Agustus 2022 nanti. Dengan mengetahui jangka waktunya pendaftar bisa memperkirakan timeline untuk mengurus dokumen-dokumen yang dibutuhkan.

Untuk mendaftar beasiswa LPDP, pendaftar diharuskan membuat akun pada situs pendaftaran beasiswa LPDP. Setelah membuat akun, pendaftar dapat membaca booklet panduan sesuai jenis program beasiswa yang ingin didaftar.

Perlu diperhatikan bahwa masing-masing program yang ditawarkan beasiswa LPDP memiliki persyaratan yang berbeda-beda. Sebisa mungkin dahulukan mengurus dokumen-dokumen yang rumit dan sekiranya membutuhkan waktu lama dari jauh-jauh hari untuk menyiapkannya.

Selain itu, pastikan juga dokumen-dokumen yang sifatnya berkala seperti surat rekomendasi dan sertifikat kemampuan bahasa merupakan terbitan terbaru. Setelah mengantongi berkas-berkas yang dipersyaratkan, selanjutnya pendaftar harus mengunggah semua dokumen pada laman pendaftaran online

Sebelum klik submit, pastikan dokumen-dokumen tersebut sudah sesuai dengan ketentuan jenis beasiswa LPDP yang kamu daftar yaa.

2. Seleksi Tes Bakat Skolastik (TBS)

TBS adalah suatu rangkaian tes yang dilakukan untuk mengukur kemampuan kognitif dan intelegensi serta mengetahui minat dan bakat seseorang. Melalui tes ini pihak penyeleksi dapat memperkirakan apakah bidang yang dipilih calon pendaftar sesuai dengan potensi yang dimilikinya dan apakah calon peserta mampu mengikuti proses pembelajaran dengan baik nantinya.

TBS juga dapat memperkirakan kemampuan seseorang dalam menghadapi hal baru.  Kemampuan beradaptasi tentu sangatlah penting bagi mereka yang ingin study abroad dan tinggal di luar negeri.

TBS umumnya terdiri dari tiga bagian soal. Mulai dari penalaran verbal, penalaran numerik, dan pemecahan masalah.

Untuk mempersiapkan tahap seleksi satu ini, pemdaftar harus banyak berlatih mengerjakan soal-soal TBS. Jangan terlalu terpaku pada soal tertentu ketika mengerjakan karena akan menghilangkan kesempatan kamu untuk menjawab soal-soal lainnya.

Akan tetapi, bagi kamu yang sudah melampirkan Letter of Acceptance (LoA) Unconditional pada tahap seleksi administrasi maka tidak perlu mengikuti tahap seleksi bakat skolastik beasiswa LPDP ini.

3. Seleksi Substansi

Mengacu pada seleksi beasiswa LPDP sebelumnya, seleksi pada tahap ini umumnya meliputi verifikasi berkas, menulis essay on the spot, leaderless group discussion (LGD), dan wawancara. Pada tahap verifikasi berkas, panitia akan memvalidasi dan mengecek kebenaran berkas-berkas pendafrar.

Pada tahap essay on the spot dan LGD, pendaftar akan diberikan gambaran mengenai suatu isu kemudian diminta untuk menyampaikan pandangan pandangan mengenai isu tersebut. Kedua tahap ini akan sangat menguji wawasan dan cara berpikir pendaftar dalam menanggapi suatu permasalahan.

Baca juga:  Perhatikan, Ini Ketentuan Sertifikat Bahasa Inggris untuk Pendaftaran Beasiswa LPDP

Cara terbaik dalam mempersiapkannya adalah dengan membiasakan diri untuk memantau isu-isu penting melalui berita atau platform lainnya, rajin menonton acara-acara diskusi interaktif, dan mencari teman berdiskusi. Khusus tahap essay on the spot, kamu juga perlu melatih kemampuan menulis agar dapat menuangkan pemikiran kamu secara terstruktur dalam tulisan formal.

Sedangkan untuk LGD, nantinya diadakan diskusi tanpa dipandu oleh moderator. Oleh sebab itu, dalam LGD pendaftar tidak perlu mengukuhkan diri agar pendapat kamu dinilai lebih unggul dari pihak lain. Justru dalam LGD pendaftar harus menunjukkan kemampuan bekerja dalam tim seperti bagaimana berinteraksi dan berkomunikasi satu sama lain, menganalisis arah diskusi, menyikapi perbedaan dan mengatasi konflik, dan lain sebagainya.

(CEU)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id