comscore

Ketahui, ini Beda Penggunaan Be. Being, dan Been

Arga sumantri - 24 Desember 2021 17:03 WIB
Ketahui, ini Beda Penggunaan <i>Be</i>. <i>Being</i>, dan <i>Been</i>
Ilustrasi. Medcom.id
Jakrta: Be, being, dan been merupakan kata-kata bahasa Inggris yang tidak asing lagi. Meski demikian, masih banyak yang sulit membedakan penggunaan atau menentukan hubungan ketiganya. Apakah 'being' dan 'been' merupakan perubahan bentuk dari 'be'

Berikut ini beda penggunaan be, being, dan been dikutip dari cakap.com:

1. Be (Verb)

Dalam bahasa Inggris kata be termasuk dalam golongan auxiliary verb yang memiliki banyak bentuk yaitu am, is, are, was, dan, were. Meskipun sulit diartikan, be sebagai auxiliary verb memiliki fungsi yang sangat penting dalam sebuah kalimat bahasa Inggris. 
Selain itu, kata be sendiri juga merupakan kata kerja (verb) yang berarti 'menjadi'. Nah, be sebagai verb ini lah yang merupakan bentuk asal dari being dan been yang akan dibahas selanjutnya. 

Contoh kalimat penggunaan Be
  1. I want to be an independent woman. (Aku ingin menjadi wanita mandiri.)
  2. He should be the one who stays with her at this time. (Dia seharusnya menjadi seseorang yang tinggal bersamanya saat ini.)

2. Being (Present Participle)

Being merupakan bentuk present participle atau dari be yang menjelaskan bahwa sesuatu sedang terjadi sementara atau 'sedang menjadi'. Penggunaan being biasanya didahului oleh to be seperti am, is, are, was, dan were sehingga dapat berarti terjadi di masa sekarang dan saat ini. 

Contoh kalimat penggunaan Being
  1. You are being silly by saying that you won’t need that money. (Kamu sedang menjadi konyol dengan mengatakan bahwa kamu tidak membutuhkan uang itu.)
  2. My phone is being repaired for the broken screen. (Ponselku sedang diperbaiki karena layarnya rusak)
Meski demikian, kata being juga dapat menjadi sebuah kata benda yang artinya 'seorang' atau 'makhluk'.

Contoh: A strange being just came out of nowhere, attacking everyone on the plane. (Sesosok makhluk aneh tiba-tiba muncul, menyerang semua orang di dalam pesawat.)
 
Baca juga: Banyak Hafalan? Ini Rahasia Membaca Cepat dengan Skimming dan Scanning


Selain itu, being juga dapat menjadi gerund yang menjelaskan suatu keadaan. Penggunaannya tidak didahului oleh to be seperti being sebagai present participle dari be

Contoh: I don’t like the feeling of being ignored. (Aku tidak suka perasaan diabaikan.)

3. Been (Past Participle)

Been adalah bentuk past participle dari kata kerja be. Penggunaan been biasanya hanya digunakan bersama dengan have/has yang menandakan bahwa suatu 'sudah menjadi” dan telah selesai. Selain itu, penggunaan been juga diikuti oleh verb-ing, adjective, atau passive verb

Contoh kalimat penggunaan Been
  1. My mother has been waiting for an hour just to meet me for 10 minutes. (Ibuku telah menunggu selama satu jam hanya untuk bertemu denganku selama 10 menit.)
  2. Karina has been a journalist for 5 years before she decided to change her career. (Karina telah menjadi jurnalis selama lima tahun sebelum dia memutuskan untuk mengganti karirnya.)
Perlu diingat bahwa dalam penggunaannya ketiga kata be, being, maupun been bisa jadi bukan bentuk yang berarti 'menjadi'. Oleh karena itu, kamu perlu memperhatikan kata yang mendahului atau mengikuti ketiganya dalam sebuah kalimat.

Cek Berita terbaru dan Artikel menarik lainnya di Google News

(AGA)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id