Dosen Fisioterapi Unair Anjurkan Berolahraga Sebelum Vaksinasi

    Arga sumantri - 15 September 2021 15:59 WIB
    Dosen Fisioterapi Unair Anjurkan Berolahraga Sebelum Vaksinasi
    Ilustrasi. Medcom.id



    Surabaya: Dosen Fisioterapi Universitas Airlangga (Unair) Arni Kusuma Dewi menganjurkan agar berolahraga sebelum melakukan vaksinasi covid-19. Berdasarkan sebuah hasil penelitian, kata dia, berolahraga sebelum melakukan vaksinasi dapat membuat antibodi lebih cepat terbentuk. 

    Menurut dia, olahraga bisa sebagai booster untuk tubuh dapat memproduksi lebih banyak sel-sel imun. 

     



    "Nah ini (olahraga) sebelum vaksin loh ya, bukan setelahnya. Jikalau setelah vaksin ya jangan melakukan olahraga," ujar Arni mengutip siaran pers Unair, Rabu, 15 September 2021.

    Namun, Arni menjelaskan jika tidak semua jenis olahraga memberikan efek yang sama terhadap imunitas. Terdapat beberapa jenis aktivitas olahraga sesuai dengan intensitas dan efek masing-masing, yakni intensitas rendah, sedang, dan tinggi.

    Olahraga Intensitas Rendah

    Beberapa aktivitas olahraga ringan misalnya berjalan termasuk intensitas rendah dan berefek meningkatkan imunitas secara tidak signifikan. Aktivitas tersebut dapat meningkatkan imunitas jika rutin melakukannya dalam kurun waktu setengah jam selama kurang dari empat minggu. 

    Ia menjelaskan, terdapat juga jenis aktivitas dengan intensitas rendah yang dapat meningkatkan efek imunitas secara signifikan. Tapi, melakukannya harus secara rutin selama setengah jam dan rutin lebih dari empat minggu seperti bersepeda, belanja, serta housework.

    Baca: 4 Tips Mulus Seleksi Kompetensi PPPK Guru ala Dirjen GTK

    Tanda tubuh setelah melakukan olahraga intensitas rendah salah satunya adalah peningkatan denyut jantung sebesar 40 hingga 54 persen. Tubuh tidak menjadi terlalu lelah dan masih dapat berkomunikasi normal. 

    Olahraga Intensitas Sedang

    Salah satu aktivitas dengan intensitas sedang adalah jalan cepat selama 30 hingga 60 menit dengan jeda istirahat yang dapat meningkatkan imun secara signifikan. Selain itu, beberapa jenis olahraga lain seperti bersepeda dan sepak bola juga termasuk aktivitas dengan intensitas yang sedang. Jenis-jenis olahraga ini sangat dianjurkan karena terdapat jeda waktu untuk beristirahat. 

    Berolahraga dengan intensitas sedang dapat meningkatkan denyut jantung sebesar 55 hingga 67 persen. Hal tersebut dapat menyebabkan seseorang berkeringat dan sulit untuk bicara karena napas yang cepat. Arni  menganjurkan pemula dan lansia melakukan aktivitas intensitas sedang.

    Olahraga Intensitas Tinggi

    Arni mengatakan, aktivitas seperti maraton, hiking, dan tenis tunggal tanpa disertai istirahat atau jeda merupakan aktivitas olahraga dengan intensitas yang tinggi. Jenis aktivitas tersebut tidak dianjurkan bagi pemula dan lansia, karena hal tersebut justru menyebabkan peningkatan hormon stres dan penurunan imunitas.

    Baca: Simak Tips Menulis Artikel Ilmiah Populer

    Pada saat setelah melakukan olahraga dengan intensitas tinggi, denyut jantung akan meningkat lebih dari 70 persen. Hal tersebut akan mengakibatkan seseorang sulit untuk berkomunikasi karena napas yang sangat cepat. Sehingga, sangat berbahaya bagi pemula dan lansia yang tidak terbiasa melakukannya.

    "Lebih disarankan untuk melakukan aktivitas moderate intensity, karena ada jeda istirahatnya dan panjang durasinya daripada olahraga dengan intensitas yang rendah," ucapnya.

    Arni menyimpulkan untuk seorang pemula dan yang memiliki penyakit kronis sebaiknya melakukan aktivitas dengan intensitas yang rendah saja. Melakukannya secara kronis atau lebih dari empat minggu secara teratur. Kemudian jika memiliki keluhan tertentu, seperti kaku bahu, nyeri tulang belakang, pascastroke, dan lain-lain, melakukannya dengan beberapa olahraga khusus. 

    "Jangan lupa olahraga, ternyata olahraga itu walaupun membersihkan rumah, termasuk dalam aktivitas juga. Kalau kita melakukannya rutin setiap hari, ternyata juga bisa meningkatkan imunitas kita," ungkapnya.

    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id