comscore

Mengenal Fenomena Pink Moon

Renatha Swasty - 18 April 2022 10:41 WIB
Mengenal Fenomena Pink Moon
Fenomena Bulan Merah Jambu atau Pink Moon. DOK BRIN
Jakarta: Sobat Medcom pasti tidak asing dengan fenomena Blood Moon dan Super Blood Moon. Pernahkah Sobat Medcom mendengar fenomena Bulan Merah Jambu atau Pink Moon?

Peneliti Pusat Riset Antariksa Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Andi Pangerang mengungkap fenomena Bulan Merah Jambu. Dia menjelaskan menurut almanak petani di Amerika Serikat, purnama di bulan April bertepatan dengan tumbuhnya bunga Phlox atau semacam Geranium berwarna merah jambu.
“Bunga ini (Phlox) hanya tumbuh di benua Amerika, sehingga warna pink bukan merujuk pada purnama yang berwarna pink melainkan fenomena musim yang mencirikan purnama tersebut. Setiap purnama memiliki namanya masing-masing disesuaikan dengan musim yang terjadi saat itu,” jelas Andi dikutip dari laman brin.go.id, Senin, 18 April 2022.

Andi menuturkan puncak terjadinya Pink Moon pada Minggu, 17 April 2022 sekitar pukul 01.54.58 WIB atau 02.54.58 WITA atau 03.54.58 WIT. Sehingga, fenomena ini dapat disaksikan sejak Sabtu malam, sekitar 16-18 menit sebelum matahari terbenam.

Andi menjelaskan untuk kota Merauke Pink Moon dapat disaksikan sejak pukul 17.17 WIT, sedangkan di kota Sabang, Pink Moon baru dapat disaksikan sejak pukul 18.30 WIB. Pink Moon dapat disaksikan selama 12 jam 12 menit (kota Sabang) hingga 12 jam 32 menit (kota Merauke).

"Pink Moon ini juga disebut sebagai Purnama Paskah karena beriringan dengan Hari Raya Paskah Minggu bagi umat Kristiani maupun Hari Raya Pesakh bagi umat Yahudi," tutur dia.

Pink Moon dapat disaksikan di seluruh Indonesia sejak Sabtu, 16 April 2022 pukul 17.17 WIT hingga pukul 06.49 WIT keesokan harinya untuk lokasi paling awal (kota Merauke). Dan sejak pukul 18.30 WIB hingga pukul 18.42 WIB keesokan harinya untuk lokasi paling akhir (kota Sabang).

Arah Pink Moon dari timur ke barat, transit di zenit untuk lintang 7°-8°LS, di selatan untuk 6°LU-7°LS dan di utara untuk 8°-11°LS.

Pink Moon terjadi setiap April, sedangkan Purnama Paskah terjadi setiap menjelang Hari Raya Paskah dan tidak selalu jatuh bertepatan dengan Pink Moon.

"Bisa juga bertepatan dengan Worm Moon di bulan Maret," beber Andi.

Baca: Pasang Surut Air Laut: Pengertian, Penyebab, dan Manfaatnya
 

(REN)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id