Sikat Gigi Siwak Inovasi Peneliti UNAIR Masuk Tahap Praproduksi

    Citra Larasati - 06 April 2021 12:54 WIB
    Sikat Gigi Siwak Inovasi Peneliti UNAIR Masuk Tahap Praproduksi
    Sikat gigi siwak bermerek Ihsan karya peneliti Unair. Foto: Unair/Humas



    Jakarta:  Peneliti Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga kembali memperkenalkan produk inovasi terbarunya, yakni sikat gigi siwak, bermerek IHSAN. Taufan Bramantoro telah mematenkan inovasi ini sejak 2016 dan kini telah mencapai tahap finalisasi 90 persen sebelum siap dipasarkan.

    Produk inovasi sikat gigi siwak sendiri menjadi hasil dari riset ilmiah untuk mewujudkan pembangunan kesehatan melalui implementasi syariat Islam dalam pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut. Dosen Departemen Kesehatan Gigi Masyarakat tersebut menceritakan, bahwa pemilihan siwak sebagai obyek inovasinya bukan tanpa alasan.






    Siwak yang telah lama dikenal sebagai sikat gigi alami ternyata memiliki kombinasi kandungan unik yang 80 persen mirip dengan gigi.  Kandungan tersebut mendorong Taufan menciptakan produk sikat gigi IHSAN yang menggunakan siwak asli pada helai-helai bulu sikatnya.

    “Produk sikat gigi biasa berpeluang melepaskan mikroplastik pada tubuh, karena terbuat dari plastic nylon. Tapi pada produk sikat gigi IHSAN, kami menggunakan bahan siwak asli, Polylactic acid yang mudah terurai tanah, serta plastic organic PLA yang aman bagi gigi dan mulut,” jelasnya, dalam keterangan tertulis, Selasa, 6 April 2021.

    Selain itu, produk sikat gigi IHSAN juga mengandung zat aktif yang memiliki efek antiinflamasi, antikonvulsan, sedative, antiulser, hipolipidemik, dan hipoglikemik. Usai dilakukan pembaruan, desainnya pun begitu futuristik dengan model ergonomis dan menggabungkan fitur bahan aktif.  Sikat gigi ini tidak memerlukan pasta gigi dan sikat gigi yang terpisah.

    Progres terbaru framework hilirisasi penelitian ini pun telah melewati uji persepsi pasar dan uji coba visual dengan hasil yang menggembirakan. Pada tes trial pasar misalnya, 50 kuota produk uji coba yang dijual langsung ludes habis dalam satu hari.

    Begitu pula dengan persepsi konsumen yang memuji aspek durability, stylish, unique, modern, dan practical dari sikat gigi IHSAN.

    “Produk IHSAN sekarang sedang di-handle tim manajemen Jakarta dan tengah berkoordinasi dengan pabrik di Tiongkok dan Indonesia. Saya dan tim berharap produk ini bisa segera dipasarkan dan menambah khazanah produk kesehatan gigi dan mulut di Indonesia,” terang dosen yang aktif menulis buku-buku terkait kedokteran dan kesehatan gigi tersebut.

    Selain inovasi produk, Taufan juga berusaha memperluas kebermanfaatan penelitiannya melalui tulisannya dalam buku Sempurnakan Gigi dengan Siwak. Diterbitkan oleh Airlangga University Press pada tahun 2019, buku ini memuat seluk-beluk siwak dan khasiatnya yang luar biasa bagi kesehatan gigi dan mulut.

    Baca juga:  3 in 1 Face Protector Buatan ITB, Berfungsi Sebagai Masker dan Face Shield

    Dari berbagai capaian penelitian tersebut, Taufan berharap bahwa inovasi dan publikasinya mampu berkontribusi pada perbaikan kesehatan gigi dan mulut masyarakat Indonesia.

    “Kedokteran gigi di Indonesia sudah ada hampir satu abad. Namun progres kesehatan gigi kita masih rendah. Maka saya berharap, setidaknya, produk ini mampu berkontribusi pada perubahan dan perbedaan bagi kesehatan gigi dan mulut nasional,” tutupnya.

    Sebagai perguruan tinggi terbaik di Indonesia, UNAIR terus berupaya menciptakan inovasi yang dapat berguna di masyarakat.


    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id