Marak Longsor, Peneliti ITS Sarankan Pengembalian Tata Guna Lahan Pegunungan

    Arga sumantri - 14 Januari 2021 09:24 WIB
    Marak Longsor, Peneliti ITS Sarankan Pengembalian Tata Guna Lahan Pegunungan
    Peneliti ITS Dr Ir Amien Widodo MSi. Dok Humas ITS,
    Surabaya: Ekosistem hutan gunung tak hanya penting bagi flora dan fauna yang menempati habitat tersebut. Secara keseluruhan, ekosistem ini dapat melindungi manusia dari berbagai bencana alam. 

    Dosen Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Amien Widodo menyatakan perubahan tata guna lahan hutan pegunungan berpengaruh terhadap kestabilan tanah di daerah pegunungan. Ia pun menganjurkan adanya pengembalian tata guna lahan tersebut.

    Peneliti senior dari Pusat Studi Mitigasi, Kebencanaan, dan Perubahan Iklim (MKPI) ITS itu menjelaskan, penebangan hutan gunung yang termasuk kawasan lindung akan mengganggu ekosistem kawasan hutan tersebut. Terlepas statusnya yang bersifat legal atau tidak. 

    "Hal ini sudah terjadi berpuluh-puluh tahun, seperti perubahannya menjadi kawasan wisata, hotel, vila, pemukiman modern, dan perkampungan padat," kata Amien melalui siaran pers ITS yang dikutip Kamis, 14 Januari 2021.

    Ia menambahkan, salah satu akibat perubahan tata guna lahan ini adalah terganggunya stabilitas tanah gunung yang berubah menjadi kritis dan siap longsor. Hal ini terjadi karena kestabilan tanah gunung sangat bergantung terhadap iklim dan pohon. Tanah gunung, hutan dan iklim secara bersama akan membentuk simbiosis mutualisme dalam satu ekosistem hutan asli. 

    "Bisa dibayangkan kalau salah satu faktor tersebut dihilangkan," ucap Amien.
     



    Read All




    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id