Dosen Unair: Anemia Tingkatkan Risiko Kematian Pasien Covid-19

    Citra Larasati - 18 September 2020 13:57 WIB
    Dosen Unair: Anemia Tingkatkan Risiko Kematian Pasien Covid-19
    Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) UNAIR Dr. M. Atoillah Isfandiari, dr., M.Kes. Foto: Dok. Unair
    Jakarta:  Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) UNAIR Dr. M. Atoillah Isfandiari, dr., M.Kes mengatakan bahwa anemia dapat disebabkan oleh Covid-19, baik situasi pandemi maupun penyakitnya.  Anemia juga dapat menyebabkan keparahan pada orang yang terinfeksi covid-19.

    Sebab, kata Ato, anemia dapat memengaruhi daya tahan tubuh terhadap infeksi covid-19. “Artinya begini, orang yang terinfeksi covid-19 dan mengalami anemia memiliki risiko yang lebih berat jika dibandingkan dengan yang tidak anemia,” paparnya.

    Menurut Ato, masalah utama pada infeksi covid-19 adalah hipoksia atau kekurangan oksigen. Hal itu, lanjutnya, dapat menyebabkan sesak dan gagal napas hingga kegagalan organ dan meninggal dunia.

    Sehingga pada penderita anemia, kemampuan menyalurkan oksigen ke jaringan tubuh juga berkurang.  “Jadi kuncinya memang pada transportasi okgisen,” tegasnya.

    Baca juga:  GeNose UGM Diharapkan Bisa Gantikan Uji Swab PCR

    Dia menjelaskan, covid-19 mengandung protein yang berpotensi menyerang sel darah merah dan zat besi yang mengikat. Sehingga sel darah merah akan rusak. Selanjutnya, hal itu juga dapat memicu peradangan pada sejumlah jaringan organ tubuh.

    Pemaparan Ato itu diperkuat dengan temuan di sejumlah penelitian yang dilakukan di Tiongkok dan Amerika. Hasilnya terbukti bahwa kombinasi paparan anemia dan covid-19 menambah risiko kematian yang tinggi. “Semua penelitian ini konsisten. Hasilnya sama,” imbuh Ato.

    Menurut Ato, covid-19 adalah virus yang sangat cerdas. Sebab, virus itu tidak hanya menyebabkan pneumonia di paru-paru, tetapi permasalahan yang tidak kalah serius seperti anemia. “Itu sebabnya, penderita covid-19 yang gagal napas meskipun diberi ventilator, 50 persen tidak berhasil,” tambahnya.

    Ato juga menyampaikan, rendahnya kadar zat besi dapat memicu turunnya sistem kekebalan tubuh sehingga mudah terinfeksi penyakit. Selain itu, anemia juga meningkatkan risiko komplikasi yang menyerang jantung dan tenggorokan.

    “Jangan sampai terinfeksi covid-19, jangan sampai anemia. Karena anemia kalau sudah kena covid-19 menjadi lebih parah,” tandas Ato.

    (CEU)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id