Peneliti Indonesia Pereteli Kelemahan Klaim Li Meng Yan Soal Covid-19

    Arga sumantri - 24 September 2020 07:05 WIB
    Peneliti Indonesia Pereteli Kelemahan Klaim Li Meng Yan Soal Covid-19
    Ahli biologi molekuler, Ahmad Rusdan Utomo. Foto: Tangkapan layar.

    Menurut Ahmad, Shi mulai meneliti virus korona sejak 2008 dengan fokus tentang SARS. Shi tertarik melakukan penelitian karena Tiongkok mengalami wabah pandemi SARS kala itu. Shi aktif memburu kelelawar di gua yang banyak ditemukan di Tiongkok seperti di Kunming, Yunnan. Shi meyakini kelelawar adalah reservoir alami virus penyebab SARS.

    "Mencari di kotoran kelelawar, mereka swab materi si kelelawar untuk mencari coronavirus yang mungkin mirip dengan SARS," jelas Lulusan Harvard Medical School, Amerika Serikat itu.

    Dalam ekspedisinya, Shi menemukan semacam coronavirus yang dinamai BAT Coronavirus yang berasal dari kelelawar. Strukturnya, mirip dengan SARS. Namun, BAT Coronavirus diyakini tidak bisa menginfeksi manusia.

    "Yang dituduhkan Dr Yan, mereka (Dr Shi) melakukan preverse genetic," ujarnya.

    Baca: GeNose UGM Diharapkan Bisa Gantikan Uji Swab PCR

    Pada 2013, kata Ahmad, Shi dan tim menemukan coronavirus yang memiliki kemiripan dengan SARS di salah satu gua di Tiongkok. Tapi tidak identik, yang kemudian dinamai Wuhan Institute Viorology One (WIV1).

    Ahmad melanjutkan, dalam papernya, Yan mengutip jurnal dari Dr Ralph S. Baric, peneliti University of North Carolina at Chapel Hill. Mengetahui temuan Shi tersebut, Baric melakukan studi genesis untuk membuktikan apakah dengan mengambil spike dari WIV1 bisa menimbulkan penyakit bagi manusia. 

    "Lalu apa yang mereka lihat? ternyata tidak menimbulkan penyakit. Bisa menginfeksi tapi tidak menimbulkan penyakit," ujar mantan peneliti utama di Stem Cell and Cancer Institute besutan Kalbe Farma tersebut.
     

    Read All

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id