Pakar ITB Ingatkan Potensi Bahaya Longsor Susulan di Sumedang

    Arga sumantri - 14 Januari 2021 11:20 WIB
    Pakar ITB Ingatkan Potensi Bahaya Longsor Susulan di Sumedang
    Bencana longsor di Sumedang. Dok Antara/Kantor SAR Bandung.
    Bandung: Pakar bidang longsoran tanah dan geologi teknik Institut Teknologi Bandung (ITB) Imam Achmad Sadisun mengingatkan bahaya potensi longsor susulan di Cihanjuang, Cimanggung, Sumedang, Jawa Barat. Kesimpulan ini diperoleh setelah meninjau lokasi longsor.

    Imam mengatakan, tim dari KK Geologi Terapan, Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB) ITB telah meninjau lokasi terjadinya longsor. Tim menemukan rekahan lain dengan jarak tujuh meter dari lokasi kejadian di bagian atas lereng, dekat ke jalan. Dari rekahan yang ditemukan, perlu menjadi kewaspadaan akan bahaya longsoran susulan.

    "Kita melihat longsoran susulan ini belum berhenti. Tim ITB ke sana retakan itu ternyata masih ada sampai ke jalan di perumahan yang ada di atas dan paling jauh jaraknya tujuh meter, nah ini suatu saat bisa jadi meluncur lagi (longsor)" ujar Imam mengutip siaran pers ITB, Kamis, 14 Januari 2021.

    Baca: Epidemiolog Unair Beberkan Keunggulan Vaksin Sinovac

    Ia mengatakan, longsor yang terjadi di Cimanggung bukan kali pertama. Menurut penuturan warga sekitar, kata dia, setidaknya sudah empat kali kejadian longsoran.

    "Dari berbagai dokumentasi foto dan video, dapat diamati dengan jelas bahwa longsoran susulan cenderung berkembang menuju arah gawir utama atau mahkotanya," ujarnya.

    Apabila melihat peta geologi di daerah tersebut, kata dia, lokasi terjadinya longsor masuk zona merah dan kuning. Artinya, memiliki potensi longsor yang tinggi dan sangat tinggi. "Sehingga untuk perumahan dan pemukiman peruntukkannya sangat terbatas," ujarnya.
     



    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All




    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id