Rektor ITS: Pemanfaatan Teknologi di Sektor Industri Bakal Semakin Masif

    Ilham Pratama Putra - 10 Juni 2021 19:37 WIB
    Rektor ITS: Pemanfaatan Teknologi di Sektor Industri Bakal Semakin Masif
    Rektor ITS Mochamad Ashari. Foto: Tangkapan layar.



    Jakarta: Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Mochamad Ashari menyampaikan pemanfaatan teknologi pada sektor industri di masa depan adalah satu hal yang pasti. Bahkan, geliat pemanfaatan teknologi di beberapa sektor industri juga sudah mulai tumbuh.

    Dia mengatakan bahwa para pelaku industri akan masuk ke ranah digital apabila hal itu membawa dampak efisiensi operasional perusahaan. Pasalnya, hal ini juga akan mengurangi pengeluaran dari perusahaan.

     



    "Pengusaha melihat kalau masuk secara ekonomi, kenapa tidak. Mau pasang robot yang pintar pun tidak ada masalah, asalkan ada infrastruktur, butuh 5G, listrik dan regulasi membolehkan," kata Ashari dalam Bincang Perspektif Trakindo: Masa Depan Pendidikan Teknologi di Indonesia Pasca Pandemi Covid-19 secara daring, Kamis, 10 Juni 2021.

    Selain itu, Ashari membeberkan permasalahan dunia industri tak hanya dipecahkan lewat pemanfaatan teknologi. Namun bagaimana juga persoalan yang ada di dunia industri kerap terhadang regulasi.

    Baca: Belum Merata, Pendidikan Digital Masih Sebatas Pelengkap di Indonesia

    Biasanya di Indonesia, kata dia, sistem sudah berjalan, namun regulasi masih belum dipersiapkan. "Teknologi jalan tapi regulasi belum siap dan yang penting adalah SDM, ada enggak yang mengoperasikan, tapi ini suatu kenisayaan yang akan masuk dan sudah masuk," ujarnya. 

    Saat ini saja, sudah terdapat perusahaan dengan model industri yang yang memanfaatkan teknologi secara masif. Misalnya Gojek, Tokopedia, Bukalapak hingga Shopee, Telkom, Garuda, Pertamina hingga Trakindo.

    "Semua perusahaan ini, baik yang baru dan lama, itu semua bergeser ke ekonomi digital, artinya pertemuan antara pembeli dan penjual itu bergeser, bukan di pasar dan mall, tapi ada di e-commerce. Pembayaran sudah tidak pakai cash tapi e-payment, pengiriman juga sudah menggunakan e-logistic. Itu kira-kira kondisi industri di Indonesia," ungkapnya.

    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id