Hasil Pengurutan Genom Virus Covid-19 Indonesia Masih Sedikit

    Muhammad Syahrul Ramadhan - 16 Juli 2020 20:23 WIB
    Hasil Pengurutan Genom Virus Covid-19 Indonesia Masih Sedikit
    Ilustrasi. Medcom.id
    Jakarta: Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/Kepala BRIN) Bambang Brodjonegoro menyebut hasil pengurutan genom virus (whole genom sequencing/WGS) covid-19 Indonesia masih sedikit. Saat ini, baru 16 WGS yang terdaftar di Global Initiative on Sharing All Influenza Data (GISAID).

    "Secara jumlah, kalah jauh dibanding negara lain termasuk India dan Tiongkok, secara proporsional kita masih ketinggalan," kata Bambang dalam konferensi pers secara daring, Kamis, 16 Juli 2020.

    Bambang mengatakan, dari 16 hasil WGS yang dikumpulkan ke bank data GISAID, 10 di antaranya berasal dari Lembaga Biologi Molekular (LBM) Eijkman. Lalu, enam lainnya dari Universitas Airlangga, Surabaya.

    Bambang menegaskan WGS yang dihasilkan Eijkman masih jauh dari target. Pasalnya, LBM Eijkman ditargetkan bisa mengirim 100 WGS. Bambang mendorong agar Eijkman bisa segera meningkatkan hasil pengurutan genom virus.

    Baca: Cobas 6800 System, Mesin Deteksi Covid-19 Otomatis Resmi Beroperasi

    "WGS harus ditingkatkan karena sampai saat ini baru 16 WGS yang disampaikan ke GISAID," ujarnya.

    Ia pun berharap dengan beroperasinya Cobas 6800 System, Eijkman bisa membagi sumber daya manusianya untuk melakukan tes dan pengurutan genom virus. Hasil WGS ini akan membantu pembuatan vaksin yang cocok dengan covid-19 yang menyebar di Indonesia.

    "Kehadiran mesin ini paling tidak selain meningkatkan jumlah tes juga memudahkan manajemen SDM Eijkman, sehingga ada tim yang bisa konsentrasi penuh untuk vaksin," tegasnya.



    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id