Cobas 6800 System, Mesin Deteksi Covid-19 Otomatis Resmi Beroperasi

    Muhammad Syahrul Ramadhan - 16 Juli 2020 15:59 WIB
    Cobas 6800 System, Mesin Deteksi Covid-19 Otomatis Resmi Beroperasi
    Menristek Bambang Brodjonegoro meninjau mesin deteksi covid-19 otomatis. Foto: Zoom
    Jakarta: Menteri Riset dan Teknologi/ Kepala Badan Riset Inovasi Nasional (Menristek/BRIN) Bambang Brodjonegeoro meresmikan pengoperasian Cobas 6800 System. Mesin deteksi virus korona (covid-19) yang dioperasikan Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Eijkman ini disebut mampu menguji seribu sampel per hari.

    "Mesin ini nantinya bisa meningkatkan kapasitas menjadi seribu sampel per hari. Sebelumnya dengan metode RT PCR biasa sekitar 400, peningkatan dua setengah kali lipat dalam sehari," Bambang dalam konferesi pers daring, Kamis, 16 Juli 2020.

    Bambang berharap mesin ini bisa membantu mencapai target tes yang dipasang organisasi kesehatan dunia (WHO), yakni 1 persen per populasi penduduk. Ada juga target Presiden Joko Widodo, sebanyak 30 ribu tes per hari.

    Kepala LBM Eijkman Amin Soebandrio menyebut pengoperasian Cobas 6800 System ini semuanya otomatis, tidak ada intervensi manusia. Makanya, mesin ini bisa melakukan uji spesimen sampai seribu per hari.

    "Tidak ada intervensi manusia ketika proses berjalan, sehingga meningkatakan keamanan operator. Fully automatic, artinya terkendali, kualitasnya terjamin dan lebih cepat, itu kenapa itu bisa seribu tes per hari," ujar Amin.

    Baca: Unair Segera Evaluasi Hasil Uji Klinis Calon Obat Covid-19

    Amin menyebut hasil dari uji menggunakan mesin ini sudah bisa keluar dalam waktu 2 X 24 jam. Lebih cepat dari RT PCR yang hasilnya keluar seminggu setelah tes.

    "Kalau hari ini sampel diterima, besok tes sampai keesokan harinya sudah bisa melaporkan. Mesinya sendiri dalam satu hari selesai, tentu ada proses-proses administrasi, 2 kali 24 jam bia dilaporkan," terangnya.

    Ia menyebut sampel yang di tes berasal dari 274 fasilitas layanan kesehatan yang dilayani oleh LBM Eijkman. "Semua sampel yang diikirm ke Eijkman. Dan saat ini kami setiap hari menerima sampel hampir sampai 800 per hari," ucap Amin.



    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id